Di Balik 8 Kali Reshuffle Kabinet Prabowo
Kepuasan Publik Setelah Dua Tahun Prabowo-Gibran
Jalan Ekonomi Hijau Indofood
Orang Pintar Juga Bisa Luput Melihat dan Memahami Hal Sepele, Ini Penjelasan Ilmiahnya
JK di NIU: Transisi Energi Hijau Tak Mudah, Butuh Koloborasi Pemerintah dan Dunia Usaha
Jarang Minum Air Putih Setelah Bangun Tidur? Ini 6 Dampaknya bagi Tubuh
Cara Menyiapkan Mental Sebelum Melakukan Downsizing atau Downgrading, Hal Apa yang Harus Jadi Prioritas?
5 Latihan Tanpa Beban yang Bisa Membantu Membentuk Otot Setelah Usia 50 Tahun
Don't Whack Your Teacher Ramai Jadi Perbincangan Publik.
Dream - Guru honorer di SMAN 1 Torjun Ahmad Budi Cahyono meninggal dunia usia dianiaya muridnya, MH.
Tak lama setelah munculnya kabar ini, beredar di sosial media game atau aplikasi permainan bertema kekerasan Don't Whack Your Teacher atau Jangan Pukul Gurumu.
Gim Don't Whack Your Teacher ini sebenarnya sudah muncul sejak sekitar enam tahun lalu atau pada 2012. Gim ini bercerita mengenai seorang murid yang melampiaskan kekesalan kepada guru. Ada 13 cara untuk melampiaskan kekesalan itu.
Dari segi permainan, gim ini terbilang sangat mudah dimainkan. Tak perlu mesin ketik, cukup menggunakan tetikus.

Setelah memencet tombol play, pemain dapat melanjutkan permainan dengan memilih beberapa alat yang digunakan untuk pelampiasan kepada sang guru.
Barang-barang semisal semprotan serangga, kabel, kursi, gunting hingga vas bunga dapat digunakan sang murid untuk melukai sang guru. Ada sekitar 13 cara melampiaskan kekesalan sang murid terhadap gurunya.
Gim ini terpasang di beberapa laman penyedia gim. Format yang digunakan gim ini yaitu flash.
Dari segi tampilan, gim ini memang terbilang ekstrim. Tetapi, Box10 salah satu penyedia game ini memberikan peringatan di awal permainan.
" Gim ini mengandung adegan yang menampilkan kekerasan dan berdarah-darah. Jika kamu tak berharap menonton itu semua, tolong hentikan gim ini sekarang juga," tulis peringatan yang ditampilkan.

Model peringatan semacam ini biasanya muncul untuk gim-gim yang dimainkan orang dewasa. Jika mengacu The Entertainment Software Rating Board (ESRB) gim ini dapat digolongkan ke dalam peringkat AO atau Adult Only 18+.
Gim dengan model cerita pelampiasan kekesalan semacam ini juga muncul pada Don't Whack Your Boss dan Whack Your Computer.
Jadi, selalu berikan pengawasan terhadap permainan yang kamu suguhkan kepada anak atau saudaramu.
Ramai Netizen
Terang saja permainan ini mendulang kritikan netizen. Seperti akun gosip @Lambe_Turah yang kemudian diikuti banyak followers-nya.
" Pak @kemenkominfo tolong cekal game ini karena sangat tidak mendidik dan mengajarkan kekerasan terhadap seorang guru. Di dalam game ini nggak ada unsur menghibur sama sekali. Selain mengajarkan kekerasan. Mungkin kasus yang lagi viral saat ini di mana siswa membunuh gurunya. Salah satu terinspirasi dari game bodoh ini," tulis akun itu. (ism)
Advertisement

Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?

4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele


Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia



Orang Pintar Juga Bisa Luput Melihat dan Memahami Hal Sepele, Ini Penjelasan Ilmiahnya