Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Pendakwah Zakir Naik Saat Memberikan Ceramah Singkat Di Majelis Ulama Indonesia (MUI) (Foto: Dream.co.id)
Dream - Pemerintah India mencabut paspor milik pendakwah Zakir Naik. Keputusan itu dibuat setelah Zakir berulang kali mengabaikan panggilan pemeriksaan National Investigation Agency (NIA) India
PemanggilanZakir terkait keinginan NIA untuk mendapat keterangannya seputar dugaan keterlibatan dalam kegiatan terorisme dan pencucian uang.
Dilaporkan Malaysia Kini, Kementerian Luar Negeri India bertindak atas permintaan NIA. Selain dugaan mendanai terorisme dan pencucian uang, Zakir juga dituduh menyebarkan kebencian.
Zakir diketahui telah ditangkal masuk di beberapa negara seperti Kanada dan Inggris. Tetapi, kedatangan Zakir di banyak negara berpenduduk Muslim seperti Indonesia dan Malaysia masih begitu dinanti. Bahkan, di Malaysia, Zakir mendapat izin tinggal permanen.

Menurut laporan Times of India, Zakir Naik meninggalkan India pada Juli 2016. Kepergian Zakir terjadi setelah para teroris di Bangladesh mengklaim melakukan serangan terinspirasi dari pidato Zakir mengenai jihad. Hingga kini keberadaan Zakir masih belum diketahui.
Tetapi, dalam beberapa bulan terakhir, Zakir sempat memperlihatkan diri. Dia sempat menjawab wawancara dan mengadakan konferensi pers melalui Skype dari Arab Saudi.
Dalam beberapa kesempatan, Zakir mengklaim telah menerima tawaran kewarganegaraan dari 10 negara selama kepergiannya dari India. Tapi, dia belum memutuskan akan mengambil tawaran itu.(Sah)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya