Di Balik 8 Kali Reshuffle Kabinet Prabowo
Kepuasan Publik Setelah Dua Tahun Prabowo-Gibran
Jalan Ekonomi Hijau Indofood
Orang Pintar Juga Bisa Luput Melihat dan Memahami Hal Sepele, Ini Penjelasan Ilmiahnya
JK di NIU: Transisi Energi Hijau Tak Mudah, Butuh Koloborasi Pemerintah dan Dunia Usaha
Jarang Minum Air Putih Setelah Bangun Tidur? Ini 6 Dampaknya bagi Tubuh
Cara Menyiapkan Mental Sebelum Melakukan Downsizing atau Downgrading, Hal Apa yang Harus Jadi Prioritas?
5 Latihan Tanpa Beban yang Bisa Membantu Membentuk Otot Setelah Usia 50 Tahun
Ilustrasi (Foto: Shutterstock)
Dream - Bos SnowBay Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Jakarta Timur berinisial SD alias DS ditangkap pada Senin, 9 Juli 2018 malam di sebuah apartemen di kawasan Jakarta Selatan.
Kasubdit I Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya, AKBP Calvijn Simanjuntak mengatakan, dalam penangkapan itu polisi tidak menemukan barang bukti berupa narkoba meski SD terbukti positif telah mengonsumsinya.
" Penangkapan kita enggak ada BB-nya (barang bukti,red)," ujar Calvijn di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Selasa, 10 Juli 2018.
Saat diperiksa, SD mengaku hanya mengonsumsi narkoba dan tidak menjualnya kepada orang lain. Menurut Calvijn, SD mengonsumsi sabu dan ekstasi.
" Dia (SD) mengatakan bahwa dia menggunakan sendiri, ini baru kemarin kan kita coba kembangkan pasti ada sumbernya," ucap dia.
Selain itu, polisi juga kini tengah menyelidiki sudah berapa lama SD menggunakan barang haram itu.
" Kalau di hasil interograsi dia enggak terlalu sering menggunakan tapi kan kita enggak bisa percaya, kita coba dalami sumbernya barang bukti itu," kata dia.
© Ilustrasi
Dream - Polisi akhirnya memutuskan pria asal Korea Selatan itu akan menjalani rehabilitasi. Alasannya, saat penangkapan SD tidak terbukti memiliki narkoba.
" Kita assessment (rehabilitasi) karena enggak ada bb (barang bukti)," kata Calvijn.
Saat dites urine, SD positif telah mengonsumsi sabu dan ekstasi. Rencananya, kata Calvijn, polisi akan menyerahkan SD ke Badan Narkotika Kota Jakarta Selatan hari ini untuk mendapat rehabilitasi.
" Nanti pas assesment-nya nanti saya rasa rawat inap. Tapi tunggu dari hasil," ucap dia.
(Sah)