Penjelasan Dokter Tirta tentang Covid-19 Varian Delta: Tak Lebih Mematikan

Reporter : Arini Saadah
Senin, 28 Juni 2021 12:00
Penjelasan Dokter Tirta tentang Covid-19 Varian Delta: Tak Lebih Mematikan
Virus corona varian delta lebih berpotensi cepat menular.

Dream - Kemunculan virus corona varian Delta memicu kekhawatiran baru di masyarakat. Pasalnya virus corona varian delta disebut-sebut bisa menyebar hanya dengan berpapasan.

Dokter Tirta Mandhira Hudhi, atau kerap disapa dokter Tirta, menjelaskan maksud penyebaran virus corona varian Delta yang bisa menular hanya dengan berpapasan. Menurut dia, penularan virus corona varian delta ini bisa menular dengan jarak yang lebih dekat kurang dari satu meter.

" Jadi intinya tuh yang Delta, kenapa berpapasan bisa kena tuh maksudnya, dia bisa menular dengan jarak yang lebih dekat. Dalam jarak kurang dari satu meter bisa ketularan," kata dokter Tirta dalam kanal YouTube Deddy Corbuzier.

" Kalau misal ketemu dan enggak ngapa-ngapain ya enggak kena juga. Tapi tetap droplet. Dia berpapasan, terus lo nyenggol tangannya, terus lo megang," tambah dia.

1 dari 3 halaman

Sama-Sama Enggak Pakai Masker

Ia juga menjelaskan, penularan saat berpapasan ini berlaku jika salah satu enggak pakai masker atau dua-duanya tidak memakai masker.

" Makanya kita tuh harus melihat dulu, berpapasan tuh dalam artian kalau salah satu enggak pakai masker, atau dua-duanya enggak pakai masker dan bersentuhan dan apesnya salah satunya pegang ke mulut, ya kena," jelasnya.

Menurutnya, jika virus terkena di baju dan segera dicuci maka virus tidak jadi menular.

2 dari 3 halaman

Tak Lebih Mematikan

Ilustrasi© YouTube/Deddy Corbuzier

Sebelumnya, WHO menyebut virus corona varian delta ini berpotensi lebih mematikan khususnya bagi orang dalam kelompok rentan.

Namun dr Tirta menerangkan virus corona varian delta ini berpotensi lebih mudah menular namun tidak lebih mematikan.

" Lebih mematikan enggak?" tanya Deddy Corbuzier.

" Lebih mematikan, enggak. Lebih berpotensi menular," jawab dr Tirta.

3 dari 3 halaman

Kurangi Efek Vaksinasi?

Beredar informasi bahwa virus corona varian delta bisa mengurangi efek vaksinasi. Dr Tirta pun menjelaskan vaksin jenis AstraZeneca lebih efektif untuk mengurangi efek buruk dari virus corona varian delta.

" Kalo delta mengurangi efek vaksinasi itu masih dugaan. Tapi dalam sejauh ini vaksin AstraZeneca ini lebih efektif mengurangi efek buruk dari si delta. Namanya penelitian ini selalu dinamis Om Deddy," jelasnya.

Menurut penjelasan Tirta, peningkatan kasus Covid-19 beberapa minggu terakhir ini bukan disebabkan karena efek vaksin yang menurun akibat varian delta. Akan tetapi, lanjut dia, efek dari virus corona varian delta yang lebih cepat menular yang didukung oleh mobilitas tinggi di masyarakat.

 

Beri Komentar