Ratusan Pasang Pengantin Nikah Massal di Balaikota DKI Jakarta

Reporter : Maulana Kautsar
Selasa, 31 Desember 2019 17:00
Ratusan Pasang Pengantin Nikah Massal di Balaikota DKI Jakarta
Ada sejumlah musisi yang akan mengisi perayaan tahun baru di DKI Jakarta.

Dream - Perayaan tahun baru, pemprov DKI Jakarta menggelar sejumlah acara saat perayan Tahun Baru 2020. Salah satu acara yang digelar yaitu nikah massal dan itsbat (pengesahan pernikahan). Dari poster yang beredar, acara nikah massal dan itsbat akan menghadirkan penceramah Ustaz Adi Hidayat.

" Jika tahun sebelumnya acara Nikah Massal diadakan di lapangan Parkir Thamrin 10, namun tahun ini acara tersebut diselenggarakan di Halaman Balai Kota Jakarta. Acara nikah massal dibuka dengan pertunjukan Marawis, band akustik, dan rebana hadroh pada pukul 17.00 WIB," kata Sekretaris Daerah Provinsi DKI Jakarta, Saefullah.

Sebelumnya dilaporkan Liputan6,cim, acara nikah massal ini akan diikuti 631 pasang pengantin yang akan melangsungkan akad dan isbat atau pengesahan nikah di Balai Kota.

" Secara garis besar konsepnya sama, pelaksanaannya sama, kita ada bazar nanti di depan jalan. Alhamdulillah animo masyarakat sebetulnya lebih dari 631," ujar Kepala Biro Pendidikan Mental dan Spiritual (Dikmental) DKI Jakarta Hendra Hidayat kala itu.

Karena banyaknya jumlah pasangan pengantin yang akan melangsungkan akad ataupun isbat di nikah massal, Pemerintah Provinsi akan melakukan penutupan jalan di depan Balai Kota.

Selain nikah massal, dilaporkan merdeka.com, akan ada juga panggung hiburan di lima lokasi. Diantaranya, Halaman Balai Kota Jakarta, Pintu Barat Daya Monas, Jalan Wahid Hasyim (Depan Gedung Jaya), area Bundaran Hotel Indonesia dan Spot Budaya Dukuh Atas.

Untuk panggung hiburan di area Bundaran HI, Pemprov DKI Jakarta bekerja sama dengan PT Indosiar Visual Mandiri, dengan menghadirkan sejumlah musisi, salah satunya Rhoma Irama.

" Panggung hiburan dapat disaksikan warga Jakarta pada pukul 19.00–24.00 WIB," ucapnya.

Tak hanya panggung hiburan, ada pula penampilan Musik Tepi Barat dan Musik Tepi Timur di 4 (empat) lokasi, yakni Terowongan Kendal, Trotoar Halte Menara UOB, Trotoar sekitar Bawaslu RI, Trotoar Depan Sarinah.

" Seluruh kegiatan ini juga telah diinformasikan kepada pengelola gedung sepanjang Jalan Medan Merdeka Selatan, Jalan M.H.Thamrin- Sudirman melalui Surat Sekda Nomor 1727/-073 tanggal 16 Desember 2019," kata dia.

1 dari 4 halaman

Pesan Tahun Baru PBNU: Tak Perlu Bakar Uang dan Energi

Dream - Tahun Baru 2020 tinggal menghitung hari. Tak sedikit masyarakat sudah memiliki agenda untuk membuat perayaan di tahun baru.

Ketua Pengurus Harian Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), Robikin Emhas mengimbau, masyarakat sebaiknya tidak merayakan tahun baru secara berlebihan.

" Tak perlu mengisi tahun baru dengan bakar uang dan buang energi cuma-cuma yang terkesan sebagai kegiatan hura-hura," ujar Robikin dalam keterangan tertulisnya, Senin, 30 Desember 2019.

Selain itu, Robikin juga meminta masyarakat atau para pemuda saat merayakan malam tahun baru sebaiknya tidak dihabiskan dengan membakar petasan atau konvoi di jalan menggunakan knalpot bising.

2 dari 4 halaman

Buat Arah yang Lebih Baik

" Bukan juga karena mampu mentraktir taman-temannya berjingkrak-jingkrak dalam gelapnya malam atau bisa plesir ke mancanegara," ucap dia.

Robikin mengatakan, masyarakat sebaiknya menyusun rencana yang baik untuk menghadapi tahun baru. Sehingga, ada perubahan kualitas hidup ke arah yang lebih baik.

" Milenial hebat adalah mereka yang setia dengan cita-cita bagi masa depan gemilangnya sendiri. Ia tak larut situasi dan sanggup menenggalamkan diri dengan berbagai kegiatan kreatif dan inovatif," kata dia.

3 dari 4 halaman

Aceh Larang Perayaan Tahun Baru

Dream - Surat edaran larangan merayakan pergantian tahun baru beredar di Kota Banda Aceh, Daerah Istimewa Aceh. Surat edaran tersebut dikeluarkan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda).

Surat tersebut sudah diedarkan ke seluruh masyarakat yang berdomisili di Kuta Raja. Dalam surat edaran tersebut, pedagang dilarang menjual petasan, mercon, bunga api dan sejenisnya.

Polisi akan menindak tegas bagi masyarakat yang melanggar surat edaran tersebut.

" Sudah ada surat edaran dari Forkopimda larangan perayaan pergantian tahun baru masehi di Banda Aceh," kata Kapolresta Banda Aceh, Kombes Pol Trisno Riyanto, Senin, 23 Agustus 2019.

 

4 dari 4 halaman

Operasi Pengamanan

Trisno mengimbau seluruh warga Banda Aceh menaati surat edaran tersebut. " Karena kita daerah menerapkan syariat Islam, jadi saya imbau jangan ada perayaan pergantian tahun baru, ini bicara soal aqidah," ujar dia.

Sementara itu, untuk menjaga keamanan perayaan Natal, Trisno mengatakan, polisi telah menyiagakan 460 personel di gereja, tempat wisata, pelabuhan, dan bandara, serta pusat perbelanjaan.

" Kegiatan kita akan lakukan pengamanan di rumah ibadah, hilir mudik dan juga pusat pertokoan (perbelanjaan)," kata dia.

Operasi pengamanan ini digelar sejak 23 Desember 2019 hingga 1 Januari 2020. Selain personel polisi, dalam pengamanan ini juga dibantu oleh TNI 20 personel, pihak Dinas Perhubungan 23 orang dan Satpol PP sebanyak 25 personel.

" Ada empat posko, ada di Ulee Lheue, Bandara, tempat rumah ibadah dan satu pos terpadu," ucap dia.

Sumber: Merdeka.com/Afif

Beri Komentar