PMI Kekurangan Stok Plasma Konvalesen

Reporter : Ahmad Baiquni
Rabu, 4 Agustus 2021 08:01
PMI Kekurangan Stok Plasma Konvalesen
Ketum PMI JK mengatakan sampai sekarang, ada 300 pasien setiap harinya masuk waiting list lantaran tidak kebagian plasma konvalesen.

Dream - Palang Merah Indonesia (PMI) melaporkan kekurangan stok plasma konvalesen seiring permintaan dari masyarakat yang meningkat signifikan belakangan. Para penyintas Covid-19 diharapkan bisa membantu dengan ikut donor plasma konvalesen. 

" Permintaan konvalesen semakin meningkat seiring dengan masih tingginya kasus Covid-19 di Indonesia," ujar Ketua Umum PMI Pusat, Jusuf Kalla.

JK mengajak para pasien yang sudah sembuh dari Covid-19 untuk turut menyumbangkan plasma darahnya. Ini demi membantu pasien lain yang masih dalam perawatan.

" Khusus DKI Jakarta sendiri paling tidak ada 300 pasien yang masuk waiting list setiap harinya," kata JK.

Saat ini, JK mengatakan PMI baru mampu memenuhi permintaan plasma konvalesen sebanyak 100 kantong per hari. Dia juga menyatakan terapi konvalesen memiliki tingkat keampuhan dalam menyembuhkan pasien sangat tinggi.

" Setiap 100 pasien yang diberikan terapi tersebut, 99 persen di antaranya dinyatakan sembuh," kata dia.

1 dari 2 halaman

Terapi Efektif untuk Covid-19

Selanjutnya, kata JK, plasma konvalesen saat ini menjadi terapi penyembuhan yang paling efektif. Ini mengingat sampai sekarang belum ditemukan obat yang tepat untuk Covid-19.

Hal ini didukung sejumlah penelitian yang telah membuktikan efektivitas plasma konvalesen dalam menyembuhkan Covid-19. Terutama pada pasien yang mengalami gejala berat dan kritis.

Terapi ini diterapkan di banyak negara. Di Indonesia sendiri, terapi ini digagas oleh Lembaga Biologi Molekuler Eijkman bersama PMI pada April 2020, dikutip dari Liputan6.com.

2 dari 2 halaman

Percepat Herd Immunity, PMI Jakarta Pusat Gelar Vaksinasi Covid-19

Dream – Vaksinasi Covid-19 saat ini terus dipercepat demi mempercepat herd immunity atau kekebalan kelompok. Dibutuhkan dukungan dari banyak pihak untuk mencapai herd immunity dengan cepat.

Salah satunya dilakukan oleh Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Jakarta Pusat yang turut menggelar vaksinasi Covid-19. Pemberian vaksin digelar pada Kamis, 29 Juli 2021, yang digelar di Yayasan Perguruan Ksatrya Jakarta. Hal ini juga disambut baik oleh masyarakat yang begitu antusias untuk mendapatkan vaksinasi Covid-19.

" PMI Kota Jakarta Pusat terus membantu pemerintah dan masyarakat, mempercepat vaksinasi agar pandemi covid 19 segera selesai,” kata Ketua PMI Kota Jakarta Pusat, H. Soewardi Sulaiman dalam siaran persnya.

Terkait target vaksinasi melalui program PMI Kota Jakarta Pusat ini, H. Soewardi mengatakan saat ini targetnya adalah 1.000 vaksinasi per hari. Vaksin diberikan untuk masyarakat umum, pelajar dan relawan Palang Merah Indonesia Kota Jakarta Pusat.

Pemberian vaksin dilaksakan dua tahap, tahap pertama dilaksanakan 29 Juli 2021 dan tahap kedua 26 Agustus 2021. Selain kegiatan vaksinasi, selama pandemi COVID-19 PMI Kota Jakarta Pusat telah melakukan penyemprotan cairan disinfektan sebagai salah satu peran aktif dalam melayani masyakat untuk memutus mata rantai penyebaran virus covid 19.

Kegiatan ini dilakukan secara berkala dan teragenda dengan sasaran pemukiman warga, fasilitas umum, perkantoran dan Layanan Pendidikan. Selama masa pandemi PMI Kota Jakarta Pusat juga memberikan dukungan fasilitas cuci tangan, sabun cuci tangan, dan pembagian masker sebagai upaya pencegahan.

Beri Komentar