Sering Lewatkan Sarapan? Kebiasaan Ini Diduga Bisa Meningkatkan Risiko Tekanan Darah Tinggi
AXIS Nation Cup 2026 Siap Digelar, Hadirkan Final Futsal Pelajar dan Deretan Musisi Indonesia
Sepucuk Surat MSCI Bikin Rontok Bursa Saham RI
Bisakah Menunda Menopause hingga Usia 60 Tahun? Ini Kata Para Ahli
Seberapa Dalam Lautan Bumi? Titik Terdalamnya Bisa Menenggelamkan Gunung Everest
3 Tanda Tubuh Cukup Serat Tanpa Harus Menghitung Setiap Gram
Kenapa Orang Tua Selalu Bilang Anak Zaman Sekarang Makin Buruk? Ini Kata Penelitian
Burnout Orang Tua Bisa Memicu Pengasuhan yang Keras, Kenali Tanda-Tandanya Sejak Dini
Joko Widodo Dan Prabowo Subianto Dalam Debat Pilpres 2019 (Foto: Liputan6.com/Johan Tallo)
Dream - Debat Calon Presiden yang digelar Sabtu 30 Maret 2019 di Jakarta berlangsung seru. Pada kesempatan ini pula, Calon Presiden nomor urut 02, Prabowo Subianto, mengklarifikasi sejumlah tuduhan yang diarahkan kepadanya.
" Saya percaya Pak Jokowi seorang Pancasilais, saya percaya Pak Jokowi seorang nasionalis, saya percaya Pak Jokowi seorang patriot," kata Prabowo membuka pertanyaannya.
Setelah menegaskan pandangannya terhadap Jokowi tersebut, Prabowo mempertanyakan sejumlah tudingan yang diarahkan kepadanya. Dia menyebut, tudingan-tudingan itu dilontarkan oleh sebagian pendukung Jokowi.
" Tapi apakah Pak Jokowi tahu di antara pendukung Pak Jokowi ada yang melemparkan tuduhan tidak tepat, akan mendirikan khilafah, melarang tahlilah? Ini tidak tepat," ujar Prabowo.
Prabowo pun menegaskan tuduhan itu tidaklah benar. Dia juga memaparkan latar belakang keluarganya. Sang ibu seorang Nasrani. Dia juga tumbuh di lingkungan Nasrani.
Prabowo juga menyebut sudah mempertaruhkan nyawa untuk negara. Sehingga tuduhan-tuduhan itu tidaklah benar. " Sungguh kejam itu," kata Prabowo.
Jokowi pun menanggapi pertanyaan Prabowo tersebut. Calon Presiden nomor urut 02 ini juga percaya bahwa Prabowo merupakan seorang Pancasilais, nasionalis, dan juga patriot.
" Tapi masalah tuduh-menuduh, kan saya juga banyak dituduh," kata Jokowi.
" Selama 4,5 tahun ini saya dituduh, Pak Jokowi itu PKI, ada yang tuduh seperti itu. Saya biasa-biasa saja, tidak saya jawab," tambah pria bernama lengkap Joko Widodo itu.
Yang paling penting, kata Jokowi, semua pihak membumikan Pancasila dalam kehidupan. Tidak saling menghina, meremehkan, dan menghujat seperti yang sekarang ini banyak terlihat.
Jokowi meminta para elite memberikan contoh yang baik untuk masyarakat. " Kenapa tidak beri contoh yang baik, sopan santun, toleransi, saling bersahabat. Kenapa tidak seperti itu yang diperlihatkan," tutur Jokowi.
Advertisement

Burnout Orang Tua Bisa Memicu Pengasuhan yang Keras, Kenali Tanda-Tandanya Sejak Dini

Kenapa Orang Tua Selalu Bilang Anak Zaman Sekarang Makin Buruk? Ini Kata Penelitian

3 Tanda Tubuh Cukup Serat Tanpa Harus Menghitung Setiap Gram

Seberapa Dalam Lautan Bumi? Titik Terdalamnya Bisa Menenggelamkan Gunung Everest

Sering Lewatkan Sarapan? Kebiasaan Ini Diduga Bisa Meningkatkan Risiko Tekanan Darah Tinggi

AXIS Nation Cup 2026 Siap Digelar, Hadirkan Final Futsal Pelajar dan Deretan Musisi Indonesia
