Rontok 1,88%, IHSG Terkulai Lemas ke Level 6.031,28
Kenalan dengan 'Neon Moon II', Kapal Sampah dari Coldplay di Cisadane
Suara-Suara di DPR Soal Ijazah Gibran
Huawei Gandeng LinkAja, Pembayaran QRIS Bisa Lewat Smartwatch HUAWEI WATCH GT 7 Series
Gandeng Bilal Indrajaya, Lyodra Beri Pesan Tak Menyerah pada Album Terkunci Di Kamu
7 Jenis Tanaman yang Bisa Mengundang Ular ke Halaman Rumah, Bukan karena Baunya
Kenapa Tikus Suka Bersarang di Mesin Mobil, dan Cara Mengusirnya untuk Selamanya
Dua Seniman Indonesia Raih Grand Prize MR.D.I.Y. Regional Art Competition 2026
Ratu Elizabeth II (Foto: Shutterstock.com/Loredana Sangiuliano)
Dream - Wafatnya Ratu Elizabeth II di usia 96 tahun pada Kamis, 8 September 2022, meninggalkan banyak sejarah. Masa takhta selama 70 tahun, disebut sebagai kekuasaan terlama.
Selama bertakhta, rupanya sang ratu meninggalkan surat ‘rahasia’. Surat rahasia ini ditujukan kepada warga Sydney, Australia. Apa isi dari surat tersebut? Tidak ada yang mengetahuinya.
Pasalnya surat tersebut hanya boleh dibuka pada tahun 2085, artinya 63 tahun lagi. Mengutip The Independent, surat ini disembunyikan dalam sebuah kapsul waktu di gedung yang didedikasikan untuk nenek buyutnya, Ratu Victoria.
Dalam ceritanya, Ratu Elizabeth II memberikan surat misterius kepada Wali Kota Sydney saat merayakan renovasi Gedung Ratu Victoria pada tahun 1986. Gedung Ratu Victoria sendiri pertama kali dibangun pada 1898.
" Pada hari yang tepat yang Anda pilih pada tahun 2085 Masehi, tolong Anda buka amplop ini dan sampaikan kepada masyarakat Sydney pesan saya kepada mereka," jelas Ratu Elizabeth dalam instruksinya, menurut News.com.au.
Surat bertanda " Elizabeth" itu disimpan dalam lemari kaca di area terlarang dalam gedung Ratu Victoria sejak Ratu Elizabeth menulisnya.
Tidak ada yang mengetahui apa yang dituli sang ratu, menurut laporan, bahkan staf pribadi ratu tidak mengetahui isinya.
Dream - Dengan masa bertahta selama 70 tahun, tak mengherankan jika mendiang Ratu Elizabeth II yang meninggal di usia 92 tahun memiliki banyak kenangan. Tak hanya bagi Inggris, banyak negara yang dikunjunginya memiliki cerita tersendiri dari Ratu yang meninggal dunia pada (Kamis, 8 September 2022) waktu setempat.
Meninggal di Istana Balmoral, di Skotlandia, mangkatnya sang Ratu membuat banyak tokoh dunia menyampaikan ucapan belasungkawa kepada keluarga kerajaan.
Selain dari kalangan pemerintahan atau tokoh dunia, grup Nasyid asal Malaysia yang karya-karyanya juga tersohor sampai ke Indonesia turut menyampaikan bela sungkawa.
Tak banyak yang tahu, grup nasyid Raihan asal Malaysia ternyata pernah bertemu langsung dengan sang Ratu. Laman World of Buzz memberikan bukti sebuah foto lawas Ratu Elizabeth bertemu dengan penguasa Kerajaan Inggris dan negara persemakmuran itu.
Grup nasyid Raihan membagikan foto mereka saat berbincang dengan mendiang Ratu di Studio Synchrosound, Petaling Jaya, Malaysia.
Meski tidak disebutkan tanggalnya, Harian Metro mengabarkan bahwa mendiang Ratu Elizabeth II bertemu dengan grup Raihan pada 1998.
© Dream
Percakapan itu sangat berarti bagi Raihan karena mendiang Ratu Elizabeth II secara pribadi mengundang mereka untuk tampil di pertemuan kepala pemerintahan Persemakmuran di Edinburgh, Skotlandia.
“ Raihan pernah dijemput Ratu Elizabeth II untuk buat persembahan nyanyian di mesyuarat ketua ketua kerajaan komanwel di Edinburgh. Gambar di atas adalah sewaktu Raihan menerima kunjungan Ratu Elizabeth II di studio synchrosound, Petaling Jaya,” tulis akun Instagram @raihannasheedofficial.
Advertisement
Rontok 1,88%, IHSG Terkulai Lemas ke Level 6.031,28

Kenalan dengan 'Neon Moon II', Kapal Sampah dari Coldplay di Cisadane

Kasus Ijazah Gibran, Sudah Selesai atau Belum?

Menilik 5 Green Movement Seru di Synchronize Festival

Deal Lepas 10,08 Miliar, Low Tuck Kwong Tambah Porsi Lego Saham Bayan Resources ke Jhonlin Baratama
