Pertamina Hulu Energi Akuisisi PI 3 WK di Kaltim, Salah Satunya di Lokasi Temuan Cadangan Gas Raksasa Tahun 2023
Spa and Wellness Jadi Bagian dari Gaya Hidup Urban, Ini Manfaatnya bagi Tubuh dan Pikiran
Survei: Dulu Coblos Prabowo, 55 Persen Pemilihnya Kini Bilang Ogah
5 Minuman yang Sebaiknya Dihindari Setiap Hari Jika Ingin Mengurangi Gula
Pertamina dan MedcoEnergi Ambil 10% Hak Partisipasi Sumur Gas di Kaltim Milik Eni S.p.A
Mengapa AC Mobil Listrik Tetap Bisa Aman Menyala Meski Mesin Mati?
Mengapa Ada Orang yang Lebih Sering Mengalami Efek Samping Vaksin? Studi Ungkap Penyebabnya
Dibuka Menguat ke Level 6.109,32, IHSG Bergerak di 2 Zona pada Awal Perdagangan
Ilustrasi Kerajaan Era Bizantium
Dream - Pekerja pembangunan di Gaza menemukan reruntuhan kuno. Temuan tersebut diduga para arkeolog merupakan bagian dari Gereja Bizantium berusia 1.500 tahun.
Ditemukan sebanyak 15 buah pilar marmer dengan hiasan khas Ibukota Corinthian sepanjang tiga meter. Di 90 centimeter dari bagian bawah pilar tersebut tertera simbol-simbol Yunani untuk Kristus.
" Pikiran awal kami adalah situs tersebut merupakan katedral atau gereja di periode Bizantium," kata Direktur Umum Departemen Purbakala Kementerian Pariwisata dan Barang Antik Palestina Jamal Abu Rida.
" Selama masa itu, terdapat minat yang begitu tinggi di antara para penguasa Bizantium untuk membangun gereja-gereja di Jalur Gaza," kata dia.
Gaza merupakan kota pelabuhan yang makmur periode Romawi dengan penduduk beragam mulai Yunani, Romawi, Yahudi, Mesir, dan Persia. Kuil-kuil pagan telah dihancurkan di akhir abad keempat dan di awal abad kelima, banyak gereja didirikan.
Pembangunan tersebut berlanjut hingga Jenderal Muslim Amr bin Ash menaklukkan Gaza pada 637 Masehi. Setelah itu, sebagian besar penduduk memeluk Islam dan tempat ibadah Kristen ditinggalkan.
" Saya berani katakan tempat ini bernilai sejarah," kata Abu Rida. Dia memperkirakan reruntuhan tersebut dibangun pada antara tahun 395 hingga 600an Masehi.
Puluhan orang menyaksikan penggalian reruntuhan tersebut pada Senin lalu. Lokasi penggalian berada tidak jauh dari distrik perbelanjaan kota Gaza, Palestina Square.
Pengamat menggunakan ponsel mereka untuk mengambil foto dan video dari puing-puing arkeologi yang diletakkan tidak jauh dari tempat penggalian.
Para pekerja bangunan menemukan reruntuhan tersebut pada Sabtu pekan lalu. Saat itu, mereka tengah mengerjakan lahan tersebut untuk pembangunan pusat perbelanjaan.
Kementerian Pariwisata segera melakukan penggalian dan menemukan tiga bagian reruntuhan dengan ukuran besar. Setelah itu, puluhan puing lain ditemukan.
Abu Rida mengatakan pembangunan pusat perbelanjaan mungkin harus dihentikan untuk kepentingan eskavasi demi menemukan lebih banyak bagian. Tetapi, pekerja konstruksi tidak menunjukkan tanda-tanda aktivitas mereka berhenti.
Sumber: arabnews.com
Advertisement

Aroma Parfum yang Lagi Tren Ini Ternyata Bisa Bantu Tidur Lebih Nyenyak, Studi Ungkap Rahasianya

8 Makanan yang Bisa Redakan Ngidam Makanan Manis Lebih Baik daripada Permen, Menurut Ahli Gizi

Dibuka Menguat ke Level 6.109,32, IHSG Bergerak di 2 Zona pada Awal Perdagangan

Mengapa Ada Orang yang Lebih Sering Mengalami Efek Samping Vaksin? Studi Ungkap Penyebabnya


Spa and Wellness Jadi Bagian dari Gaya Hidup Urban, Ini Manfaatnya bagi Tubuh dan Pikiran

Survei: Dulu Coblos Prabowo, 55 Persen Pemilihnya Kini Bilang Ogah