Sampah Dibakar, Mikroplastik di Udara Mengintai
Rute Kereta Terpanjang yang Bisa Ditempuh dalam Sekali Jalan, Tembus 10.000 Kilometer Lebih
Punya Rumah atau Masih Menyewa, Ketahui Mana yang Lebih Memengaruhi Kebahagiaan
Terjaga Setelah Tengah Malam Bisa Mengubah Cara Otak Bekerja, Ini Penjelasan Ilmuwan
Apa Sebenarnya yang Memisahkan Satu Samudra dari Samudra Lain? Ternyata Tak Selalu Ada Garis Batas
Rontok 1,88%, IHSG Terkulai Lemas ke Level 6.031,28
Kenalan dengan 'Neon Moon II', Kapal Sampah dari Coldplay di Cisadane
Suara-Suara di DPR Soal Ijazah Gibran
Foto: Instagram/rosiegabrielle
Dream – Rosie Gabrielle, pelancong asal Kanada memutuskan masuk Islam setelah berkunjung ke Pakistan tahun lalu. Selama berada di negara tetangga India tersebut, Rosie mengaku mendapatkan banyak pelajaran tentang kehidupan.
Hal inilah yang menjadi penyebab Gabrielle berada dititik balik kehidupannya seperti sekarang. Kisahnya tersebut ia bagikan melalui akun instagram miliknya.
Gabrielle menemukan kembali jalan spiritualnya setelah beberapa tahun beradu ego dengan dirinya sendiri. Diakui Gabrielle tahun ini menjadi momen tersulit dalam hidupnya. Dia merasa jalan hidupnya begitu terjal.
“ Tahun ini adalah salah satu tahun yang paling sulit dalam hidup saya. Semua tantangan hidup telah membawa saya sampai ke titik ini. Jalan saya jauh dari mudah. Saya membawa banyak kemarahan dalam hati."
Di tengah kekecewaan tersebut, Gabrielle selalu mempertanyakan kesulitan yang dialami kepada Sang Pencipta. Bahkan dia merasa Tuhan tidak adil telah memperlakukannya seperti itu.
" Saya selalu berkata kepada Tuhan, “ Mengapa saya? Sampai akhirnya saya sampai pada kesimpulan bahwa semuanya memiliki hikmah. Bahkan penderitaan saya adalah sebuah hadiah,” tulisnya dalam akun instagramnya.
Untuk menemukan jalan spritual yang mendalam, Gabrielle banyak mengeksplorasi diri. Keingintahuan dan rasa penarasan membuatnya semakin yakin.
Gabrielle memulai perjalanan ke Pakistan sebagai awal pencarian kedamaian dalam dirinya. Ia memutuskan untuk menghilangkan segala ego dan rasa sakit hatinya. Namun, hal luar biasa justru ia temukan selama berada di Pakistan.
Kebaikan dan kerendahan hati penduduk Pakistan, membuatnya semakin mencari informasi lebih dalam tentang negara itu. Dan ia mendapatkan sebuah kesimpulan tentang bagaimana Islam adalah agama yang damai. Berbanding terbalik dari apa yang ia ketahui selama ini tentang Pakistan.
“ Seperti semua agama, ada banyak interpretasi. Tapi, intinya, makna Islam yang sebenarnya, adalah perdamaian dan cinta. Bagi saya, secara teknis saya sudah menjadi Muslim. Syahadat pada dasarnya adalah dedikasi ulang hidup saya pada jalan keesaan menuju pengabdian kepada Tuhan,” tulisnya lagi.
Setelah kisahnya viral, Gabrielle ingin mengubah pandangan negatif orang-orang tentang Pakistan.
Gabrielle ingin menunjukkan bahwa Pakistan adalah negara yang indah dan damai. Dengan penduduknya yang begitu baik dan ramah.
Lihat postingan ini di Instagram
(Sumber: images.dawn.com)
Advertisement

3 Suplemen yang Diam-Diam Bisa Mengganggu Tidur, Salah Satunya Sering Dikonsumsi

Dua Seniman Indonesia Raih Grand Prize MR.D.I.Y. Regional Art Competition 2026

Kenapa Tikus Suka Bersarang di Mesin Mobil, dan Cara Mengusirnya untuk Selamanya

7 Jenis Tanaman yang Bisa Mengundang Ular ke Halaman Rumah, Bukan karena Baunya


Rute Kereta Terpanjang yang Bisa Ditempuh dalam Sekali Jalan, Tembus 10.000 Kilometer Lebih

Punya Rumah atau Masih Menyewa, Ketahui Mana yang Lebih Memengaruhi Kebahagiaan