Fakta-Fakta Mengejutkan Bukti Kopi `Sianida` Mirna

Reporter : Maulana Kautsar
Jumat, 22 Juli 2016 08:50
Fakta-Fakta Mengejutkan Bukti Kopi `Sianida` Mirna
Selain berubah warna dan berbau menyengat, ternyata kopi bersianida itu dipindahkan...

Dream - Sidang ketujuh kasus kematian Wayan Mirna Salihin telah usai. Dalam sidang kali ini, majelis hakim berupaya mengungkapkan fakta barang bukti kopi bersianida.

Sejumlah saksi dihadirkan Ketua Hakim Kisworo untuk menguak kopi misterius itu. Salah satunya keterangan bartender Kafe Olivier, Yohanes Tri Budiman. Kisworo menanyakan seputar perjalanan kopi bersianida itu.

Menurut Yohanes, kopi bersianida sampai di meja bartender karena diantar oleh penyaji Agus Triyono. Dalam nalarnya, kopi yang dikembalikan pelanggan memiliki ketidaksesuaian.

" Dalam nalar saya, minuman itu kena komplain. Baunya tidak sesuai Es Kopi Vietnam standar kami," kata Yohanes, dalam persidangan yang digelar di Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Pusat, Kamis, 21 Juli 2016.

Saat melihat kopi dikembalikan, dia mengaku tak melihat ada sedotan yang konon digunakan Mirna untuk mengaduk-aduk kopi. Dia hanya berpikir untuk segera menemui Rangga yang sedang berada di pantry.

Dia lantas menegur Rangga karena kopi buatannya tidak sesuai.

" Rangga kopi lu kenapa tidak sesuai?" kata dia.

Tidak lama berselang, Manajer Kafe Olivier Devi datang. Dia mencoba kopi bersianida dengan meneteskannya ke telapak tangan menggunakan sedotan yang berasal dari pantry.

Berdasarkan kesaksian Rangga Dwi Saputra, perempuan yang menjadi atasannya itu menunjukkan reaksi yang tak biasa usai mencoba kopi.

" Wah parah nih! Wrapping, wrapping!" kata Rangga dalam kesaksian sebelum Yohanes.

Usai mencicipi kopi sianida, Devi membuang ludah ke tempat cuci piring. Reaksi Devi itu tertangkap mata Yohanes. Devi kemudian memerintahkan Yohanes membungkus kopi tersebut dengan plastik.

" Saya wrapping kemudian diletakkan ke pantry," kata dia.

Tak sampai di situ. Perjalanan kopi bersianida ternyata sempat berpindah tempat. Kopi yang awalnya berada di gelas sempat berpindah ke botol beling air mineral bermerek Acqua Panna. Menurut Yohanes, kopi bersianida dia dipindahkan atas permintaan Devi.

" Devi minta saya pindahkan isinya ke dalam botol, dipindahkan karena mau dicek ke laboratorium," ujar dia.

 

1 dari 2 halaman

Pengacara Ragukan Barang Bukti

Pengacara terdakwa Jessica Kumala Wongso, Otto Hasibuan meminta Jaksa Penuntut Umum (JPU) menunjukkan botol isi kopi yang diminum Mirna. Saat ditunjukkan, Yohannes pun memastikan kalau bentuk botol mirip dengan yang dia gunakan saat memindahkan es kopi dari gelas Mirna.

" Saya tidak bisa pastikan, tapi botolnya seperti itu," ungkap Yohannes.

Mendengar kesaksian Yohannes, pengacara terdakwa, Otto Hasibuan melontarkan pendapatnya. Menurut dia, kesaksian Yohanes berbeda dengan temuan polisi dalam Berita Acara Pemeriksaan (BAP)

Dalam bukti yang dimasukkan ke dalam BAP, kata Otto, polisi mencantumkan bukti yaitu satu gelas sisa kopi Mirna dan satu botol berisi sisa kopi Mirna.

" Ternyata saksi menyatakan kalau gelas itu sudah kosong. Jaksa katakan kalau yang diperiksa di Mabes adalah gelas berisi kopi," ujar Otto usai persidangan.

Berdasarkan keterangan itu, Otto pun ragu dengan bukti keaslian kopi. Dia meminta kejelasan keaslian kopi tersebut.

" Itu benar kopi yang diminum Mirna atau bukan. Kesimpulan saya yang diperiksa di laboratorium itu bukan kopi barang bukti," kata dia mempertanyakan.

 

2 dari 2 halaman

Jaksa Akan Jelaskan Isi Botol

Jaksa Penuntut Umum (JPU) Ardito Muwardi berencana akan menjelaskan isi botol yang diperdebatkan pengacara Jessica.

" Itu botol-botol yang selama ini (digunakan) untuk uji coba laboratorium forensik," kata Ardito usai persidangan.

Meski mengetahui isi botol laboratorium tersebut, Ardito enggan menyebut isinya. Sebab, hal itu menjadi kewenangan dari saksi penguji di laboratorium.

" Itu kewenangan dari laboratorium yang sampaikan. Ini botol apa, ini gelas apa, nanti laboratorium yang menjelaskan," ucap dia.

Beri Komentar
Rumah Emas Selamat dari Tsunami, Ini Amalan Sang Pemilik