Ilustrasi (Emirates 24l7)
Dream - Satelit milik Jerman yang diluncurkan ke orbit oleh roket Rusia pada 2008 silam dikabarkan jatuh di Arab Saudi. Namun, tidak ada laporan tentang kerusakan akibat peristiwa tersebut.
Menurut laman Emirates 24l7, Selasa 25 November 2014, satelit seberat 1,5 ton itu jatuh di wilayah Saudi pada pukul 4.36 Minggu dinihari waktu setempat. Puing-puing satelit tersebar di wilayah tengah dan selatan Saudi.
Astronom Saudi, Mohammed Shawkat Awdi, mengatakan, sebelum jatuh ke Bumi, satelit berukuran 6,5 meter yang diluncurkan roket Cosmos 3M itu terbakar di luar angkasa.
Saksi-saksi mata di Riyadh, wilayah tengah Saudi, serta di Jazan yang merupakan wilayah selatan –yang berbatasan dengan Yaman– mengaku melihat kilatan benda yang jatuh. Sementara saksi lainnya mengaku mendengar ledakan keras setelah kilatan tersebut.
" Laporan saksi-saksi ini sesuai dengan prediksi Departemen Pertahanan AS bahwa satelit Jerman akan jatuh ke bumi pada waktu itu," kata Shawkat. Namun belum ada konfirmasi apa yang menyebabkan satelit ini terbakar dan jatuh. (Ism)
Advertisement
Sampah Bisa Jadi Voucher Belanja hingga Pengganti Batubara

3,3 Juta Lansia Terdampak Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau, Ini yang Terjadi Saat Masuk ke Tubuh

Abu Vulkanik Letusan Anak Krakatau Sampai Jakarta, Bandara Soekarno Hatta Ditutup Sementara


Review Timbangan Digital MODENA Smart Body Scale untuk Tracking Progress Diet selama Ramadan


Es Batu atau Air Es, Mana yang Lebih Cepat Mendinginkan Minuman? Jawabannya Ternyata Mengejutkan


Mengapa Mencetak Uang Lebih Banyak Tidak Bisa Membuat Negara Lebih Kaya?


PMI Salurkan 1 Juta Masker untuk Warga Terdampak Erupsi Gunung Anak Krakatau

Mengenal Gini Index: Angka untuk Menghitung Ketimpangan Pendapatan

Tembus 21 Juta Views, “Kasih Aba-Aba 2.0” Naykilla & Tenxi Jadi Tren TikTok untuk Sambut Shopee 9.9