Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?
Kalau Semua Informasi Ada di Socmed, Apa Alasan Kita Membaca?
Bisa Nggak Wahyu Ningsih Jadi CEO Microsoft?
Jika Guru Digaji Lebih Layak, Apakah Kualitas Pendidikan Indonesia Akan Meningkat?
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Ilustrasi (Emirates 24l7)
Dream - Satelit milik Jerman yang diluncurkan ke orbit oleh roket Rusia pada 2008 silam dikabarkan jatuh di Arab Saudi. Namun, tidak ada laporan tentang kerusakan akibat peristiwa tersebut.
Menurut laman Emirates 24l7, Selasa 25 November 2014, satelit seberat 1,5 ton itu jatuh di wilayah Saudi pada pukul 4.36 Minggu dinihari waktu setempat. Puing-puing satelit tersebar di wilayah tengah dan selatan Saudi.
Astronom Saudi, Mohammed Shawkat Awdi, mengatakan, sebelum jatuh ke Bumi, satelit berukuran 6,5 meter yang diluncurkan roket Cosmos 3M itu terbakar di luar angkasa.
Saksi-saksi mata di Riyadh, wilayah tengah Saudi, serta di Jazan yang merupakan wilayah selatan –yang berbatasan dengan Yaman– mengaku melihat kilatan benda yang jatuh. Sementara saksi lainnya mengaku mendengar ledakan keras setelah kilatan tersebut.
"Laporan saksi-saksi ini sesuai dengan prediksi Departemen Pertahanan AS bahwa satelit Jerman akan jatuh ke bumi pada waktu itu," kata Shawkat. Namun belum ada konfirmasi apa yang menyebabkan satelit ini terbakar dan jatuh. (Ism)
Advertisement

Berawal dari Penyakit Misterius dan Mayat Membusuk, Begini Sejarah Mitos Vampir yang Mendunia

3 Jenis Makanan yang Sebaiknya Dihindari Sebelum Olahraga, Menurut Ahli Gizi

IHSG Dibuka Menguat Tipis, Investor Waspadai Aksi Profit Taking

Sering Minum Boba? Ini 5 Dampaknya bagi Tubuh, dari Gula Darah hingga Asupan Antioksidan

Sambut Tren Warna 2027, JOTUN Hadirkan 24 Warna dalam Koleksi JOURNEYS

Sering Mengalami Suduken Saat Olahraga? Ini Penyebab dan Cara Cepat Meredakannya

Ekonomi RI Ditekan Perang, Bencana, dan Korupsi, JK: 'Punya Uang Saja Tidak Cukup'