Huawei Gandeng LinkAja, Pembayaran QRIS Bisa Lewat Smartwatch HUAWEI WATCH GT 7 Series
Gandeng Bilal Indrajaya, Lyodra Beri Pesan Tak Menyerah pada Album Terkunci Di Kamu
7 Jenis Tanaman yang Bisa Mengundang Ular ke Halaman Rumah, Bukan karena Baunya
Kenapa Tikus Suka Bersarang di Mesin Mobil, dan Cara Mengusirnya untuk Selamanya
Dua Seniman Indonesia Raih Grand Prize MR.D.I.Y. Regional Art Competition 2026
3 Suplemen yang Diam-Diam Bisa Mengganggu Tidur, Salah Satunya Sering Dikonsumsi
MK Sudah Putus, Drama Ijazah Gibran Belum Tamat
Kasus Ijazah Gibran, Sudah Selesai atau Belum?
© Susilo Bambang Yudhoyono (Instagram @sbyudhoyono.id)
DREAM.CO.ID - Apa artinya menjadi Indonesia? Bagi Presiden ke-6 RI, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), pertanyaan itu tak mudah dijawab. Ia bahkan menyamakannya dengan pertanyaan tentang makna kehidupan.
Pertanyaan tersebut diajukan di depan 2.000 orang yang hadir dalam Town Hall yang diselenggarakan Endgame, platform milik mantan Menteri Perdagangan Gita Wirjawan, di Balai Kartini, Jakarta, Sabtu, 19 September 2026.
Menurut SBY, pertanyaan tentang makna menjadi Indonesia sama sulitnya dengan meminta seseorang menjelaskan the meaning of life.
“ Kalau saya kasih tugas, tolong tuliskan the meaning of life. Ini bingung semua itu, kira-kira dari ujung ke ujung,” kata SBY.
Namun, ia kemudian merumuskan jawabannya secara sederhana. Menjadi Indonesia, kata SBY, pertama-tama berarti mencintai Indonesia.
“ Cintai negara kita. Cintai rakyat kita. Cintai tanah air kita,” ujar SBY.

Kecintaan kepada tanah air, imbuh SBY, melahirkan patriotisme. Sementara kecintaan kepada bangsa melahirkan nasionalisme. Namun, nasionalisme yang dimaksud bukan nasionalisme berlebihan, melainkan positive nationalism.
Bagi SBY, cinta kepada Indonesia harus dengan upaya memastikan negara berjalan di jalan yang benar. Indonesia, kata dia, harus benar dari berbagai sudut pandang, baik di mata rakyat maupun dunia.
“ Kalau kita sayang Indonesia, sayang negeri kita, pastikan Indonesia kita ini benar,” katanya.
Setelah itu, kecintaan kepada Indonesia harus diwujudkan melalui kontribusi. “ Kalau kita cinta Indonesia, ikut berkontribusilah agar Indonesia makin ke depan, makin maju, makin adil, dan makin sejahtera. That’s it,” ujar SBY.
Menjadi Indonesia, dalam pandangan SBY, bertumpu pada tiga hal tersebut: mencintai Indonesia, memastikan Indonesia berjalan benar, dan ikut berkontribusi agar negeri ini semakin maju, adil, dan sejahtera.
Advertisement
Kasus Ijazah Gibran, Sudah Selesai atau Belum?

Menilik 5 Green Movement Seru di Synchronize Festival

Deal Lepas 10,08 Miliar, Low Tuck Kwong Tambah Porsi Lego Saham Bayan Resources ke Jhonlin Baratama

IHSG Dibuka Menguat, Investor Pantau Laporan Cadev RI

MK Tak Temukan Bukti Gibran Punya Ijazah Setara SMA, Tapi Tak Bisa Batalkan Status Wapres


Kenapa Pekerjaan Baru di Usia 30-an Bisa Membuat Kita Merasa Bodoh Lagi?

Setir Mobil Tiba-Tiba Berat Diputar? Ini 4 Penyebab dan Cara Mengeceknya


Pepaya vs Mangga, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah dan Pencernaan?

Huawei Gandeng LinkAja, Pembayaran QRIS Bisa Lewat Smartwatch HUAWEI WATCH GT 7 Series

Gandeng Bilal Indrajaya, Lyodra Beri Pesan Tak Menyerah pada Album Terkunci Di Kamu

7 Jenis Tanaman yang Bisa Mengundang Ular ke Halaman Rumah, Bukan karena Baunya