Pertamina Hulu Energi Akuisisi PI 3 WK di Kaltim, Salah Satunya di Lokasi Temuan Cadangan Gas Raksasa Tahun 2023
Spa and Wellness Jadi Bagian dari Gaya Hidup Urban, Ini Manfaatnya bagi Tubuh dan Pikiran
Survei: Dulu Coblos Prabowo, 55 Persen Pemilihnya Kini Bilang Ogah
5 Minuman yang Sebaiknya Dihindari Setiap Hari Jika Ingin Mengurangi Gula
Pertamina dan MedcoEnergi Ambil 10% Hak Partisipasi Sumur Gas di Kaltim Milik Eni S.p.A
Mengapa AC Mobil Listrik Tetap Bisa Aman Menyala Meski Mesin Mati?
Mengapa Ada Orang yang Lebih Sering Mengalami Efek Samping Vaksin? Studi Ungkap Penyebabnya
Dibuka Menguat ke Level 6.109,32, IHSG Bergerak di 2 Zona pada Awal Perdagangan
SBY Sebut Moeldoko Tega Dengan Darah Dingin Kudeta Partai Demokrat. (Foto: Dream)
Dream - Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) menyebut Kepala Staf Presiden (KSP) Moeldoko tega karena setuju menjadi Ketua Umum (Ketum)Partai Demokrat.
Dalam sebuah keputusan Kongres Luar Biasa (KLB) di Sumatera Utara, diputuskan bahwa Moeldoko menggantikan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) sebagai Ketum Partai Demokrat yang baru.
" Memang banyak yang tercengang, banyak yang tidak percaya bahwa KSP Moeldoko yang bersekongkol dengan orang dalam benar-benar tega. Dan dengan darah dingin melakukan kudeta ini," kata SBY melalui konferensi pers di Jakarta, Jumat, 5 Maret 2021.
SBY menuding apa yang dilakukan Moeldoko yang menyetujui keputusan KLB Partai Demokrat di Sumut tidak terpuji.
" Sebuah perebutan kepemimpinan yang tidak terpuji, jauh dari sikap kesatria dan nilai-nilai moral," ungkap SBY.
Bahkan, SBY mengungkapkan apa yang dilakukan Moeldoko tersebut hanya akan menimbulkan rasa malu di kalangan perwira dan prajurit yang pernah bertugas di jajaran Tentara Nasional Indonesia.
KLB Demokrat yang digelar di Deli Serdang telah memutuskan KSP Moeldoko sebagai Ketua Umum Partai Demokrat yang baru.
Namun saat pembacaan keputusan tersebut, Moeldoko tidak hadir di lokasi KLB. Pihak penyelenggara kemudian menelepon Moeldoko.
Dalam perbincangan di telepon, Moeldoko sempat bertanya soal keseriusan kader Demokrat yang memilihnya sebagai ketum menggantikan AHY.
" Saya ingin memastikan keseriusan teman-teman semuanya atas amanah ini," kata Moeldoko seperti yang disiarkan langsung KompasTV, Jumat, 5 Maret 2021.
Dia pun menanyakan apakah pemilihannya seusai AD/ART dan keseriusan para kader memilih dirinya sebagai Ketua Umum Demokrat.
Setelah mendengar penjelasan para kader, Moeldoko pun menerima jabatan barunya tersebut.
" Dengan demikian saya menghargai dan menghormati permintaan sodara untuk kita terima menjadi ketua umum," kata Moeldoko.
Sumber: Liputan6.com
Advertisement

Aroma Parfum yang Lagi Tren Ini Ternyata Bisa Bantu Tidur Lebih Nyenyak, Studi Ungkap Rahasianya

8 Makanan yang Bisa Redakan Ngidam Makanan Manis Lebih Baik daripada Permen, Menurut Ahli Gizi

Dibuka Menguat ke Level 6.109,32, IHSG Bergerak di 2 Zona pada Awal Perdagangan

Mengapa Ada Orang yang Lebih Sering Mengalami Efek Samping Vaksin? Studi Ungkap Penyebabnya


Spa and Wellness Jadi Bagian dari Gaya Hidup Urban, Ini Manfaatnya bagi Tubuh dan Pikiran

Survei: Dulu Coblos Prabowo, 55 Persen Pemilihnya Kini Bilang Ogah