Rontok 1,88%, IHSG Terkulai Lemas ke Level 6.031,28
Kenalan dengan 'Neon Moon II', Kapal Sampah dari Coldplay di Cisadane
Suara-Suara di DPR Soal Ijazah Gibran
Huawei Gandeng LinkAja, Pembayaran QRIS Bisa Lewat Smartwatch HUAWEI WATCH GT 7 Series
Gandeng Bilal Indrajaya, Lyodra Beri Pesan Tak Menyerah pada Album Terkunci Di Kamu
7 Jenis Tanaman yang Bisa Mengundang Ular ke Halaman Rumah, Bukan karena Baunya
Kenapa Tikus Suka Bersarang di Mesin Mobil, dan Cara Mengusirnya untuk Selamanya
Dua Seniman Indonesia Raih Grand Prize MR.D.I.Y. Regional Art Competition 2026
Sebelum Penembakan Di Kantor MUI, Pelaku Sudah 2 Kali Kirim Surat (Liputan6.com/Yoppy Renato)
Dream - Wasekjen Majelis Ulama Indonesia (MUI) bidang Pusat Dakwah dan Perbaikan Akhlak Bangsa, Arif Fahrudin, mengatakan, pelaku penembakan di kantornya sempat dua kali berkirim surat ke Pimpinan MUI.
“ Yang bersangkutan pernah mengirimkan surat dengan pimpinan sudah dua kali,” kata Arif, dikutip dari Liputan6.com, Selasa 2 Mei 2023.
Namun, Arif menambahkan bahwa surat dari pelaku belum dibuka. “ Surat (pelaku) belum dibaca suratnya,” tutur Arif.
Menurut Arif, sebelum penembakan, pelaku bermaksud menemui langsung Pimpinan MUI. Namun, dugaan Arif, pelaku tidak sabar menggu.
“ Karena lagi rapat dari pukul 10.00-11.00 WIB. Dia mungkin enggak sabar, buat keonaran, terus gitu,” jelas dia.
Arif mengatakan ada dua korban terluka akibat penembakan tersebut. Mereka telah dibawa ke rumah sakit untuk menerima perawatan.
Sebelumnya, dikabarkan terjadi penembakan di Kantor MUI Jakarta Pusat. Hal ini dibenarkan oleh Ketua MUI Bidang Ukhuwah dan Dakwah, KH Cholil Nafis melalui media sosial Twitternya.
“ Benar tadi jam 11-an ada penembakan di kantor MUI. Kaca pecah dan pantulan peluru kena punggumh staf respsionis dan pecahan kaca kena tangan staf dan badan security. Semua luka ringan. Pelaku telah diamankan oleh aparat. Kami percaya aparat keamanan mampu menyelesaikannya dg baik,” cuit akun Twitter @cholilnafis pada Selasa 2 Mei 2023.
Hal tersebut disampaikan Wasekjen Mui Bidang Hukum dan HAM Ikhsan Abdullah mengatakan, aksi penembakan yang dilakukan Orang Tak Dikenal (OTK) tersebut sebagai tindakan teror.
Terlebih sempat terdengar laporan pelaku mengaku sebagai Tuhan saat melakukan aksinya.
" Saya kira ini bentuk teror yang mengaku Tuhan. Iya dia bilang ngaku Tuhan," tuturnya
Ikhsan menjelaskan, aksi penembakan dilakukan di saat kantor MUI Menteng sudah mulai melakukan aktivitas rutin. Agenda kegiatan di kantor MUI Menteng di antaranya rapat pimpinan (Rapim) dan kegiatan silaturahmi.
Dari sejumlah sejawat di kalangan MUI, Ikhsan memastikan tak ada satpun yang mengenal sosok pelaku.
" Enggak ada yang kenal (pelaku), di atas sedang halal bi halal," jelas dia.
Ia mengatakan, pelaku telah dibawa ke Polsek Menteng. Sementara tiga korban penembakan yaitu petugas keamanan, staff, dan front officer.
" Terluka tangan dan punggung, peluru karet," katanya.
Advertisement
Rontok 1,88%, IHSG Terkulai Lemas ke Level 6.031,28

Kenalan dengan 'Neon Moon II', Kapal Sampah dari Coldplay di Cisadane

Kasus Ijazah Gibran, Sudah Selesai atau Belum?

Menilik 5 Green Movement Seru di Synchronize Festival

Deal Lepas 10,08 Miliar, Low Tuck Kwong Tambah Porsi Lego Saham Bayan Resources ke Jhonlin Baratama
