7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele
Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?
Prabowo Subianto.
Dream - Hasil Survei Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC) menunjukkan, sosok Menteri Pertahanan (Menhan) Prabowo Subianto mampu meningkatkan kesediaan masyarakat untuk ikut melaksanakan vaksinasi Covid-19.
Bahkan, dibandingkan dengan Presiden Joko Widodo, lebih banyak responden bersedia divaksin jika tahu Prabowo sudah menerima vaksin.
" Jika vaksin Covid-19 sudah tersedia dan tahu Prabowo Subianto sudah divaksin, ada 73,3 persen yang pasti mau divaksin, 20,8 persen tidak pasti mau divaksin, dan 5,9 persen tidak menjawab," jelas Direktur Riset SMRC, Deni Irvani dalam rilis survei, Senin 29 Maret 2021.
Sementara itu, jika dokter diketahui telah divaksin Covid-19, 73,6 persen warga mau mengikuti vaksinasi.
Berbeda dengan Prabowo Subianto dan dokter, sosok Presiden Joko Widodo justru tidak terlalu kuat untuk mendorong warga melakukan vaksinasi Covid-19.
Hasil survei SMRC, warga yang tahu Jokowi telah divaksin hanya mendorong kesiapan sekitar 66,4 persen.
Begitu juga ketua partai (53,1 persen), tokoh agama (60,2 persen), serta tokoh adat (65,1 persen) tak setinggi Prabowo dan dokter dalam meningkatkan minat masyarakat untuk divaksinasi Covid-19.
Juru bicara vaksinasi Covid-19 dari Kementerian Kesehatan, Siti Nadia Tarmizi menyambut baik hasil survei tersebut. Dia menyebut, semua masyarakat Indonesia berperan besar dalam mengakhiri pandemi melalui vaksinasi Covid-19, termasuk Prabowo Subianto.
" Untuk keluar dari pandemi ini, semua memberikan peranan untuk kita sukses menghentikan laju penularan," katanya saat dihubungi merdeka.com, Rabu 31 Maret 2021.
Sementara juru bicara Satuan Tugas Penanganan Covid-19, Wiku Bakti Bawono Adisasmito tak ingin mengomentari hasil survei SMRC bahwa 73,3 persen masyarakat mau divaksinasi Covid-19 jika Prabowo Subianto sudah divaksin.
" Pertanyaan seperti itu terlalu personal dan tidak layak saya jawab. Mohon maaf," ujarnya.
Sumber: merdeka.com
Dream - Baru-baru ini Prabowo terlihat mengunggah sebuah foto di akun media sosialnya. Ia memang dikenal aktif dalam menggunakan platform daring tersebut dan membagikan aktivitasnya.
Pada Senin, 22 Maret 2021, tepat pukul 00.00 WIB, Menteri Pertahanan itu mengunggah sebuah foto dengan keterangan sederhana.
" 22 Maret 1984," tulis Prabowo.
Dalam unggahannya, terlihat Presiden Soeharto dan Ibu Tien. Keluarga lainnya juga turut berpose dan tersenyum saat foto diambil.
Terlihat Titiek Soeharto tengah berbaring di atas ranjang pasien. Di lengannya terdapat bayi mungil yang diapit Prabowo. Rupanya, unggahan tersebut merupakan momen kelahiran sang putra, Didit Hediprasetyo.
Rayoga Hediprasetyo Djojohadikusumo atau Didit Hediprasetyo lahir pada 22 Maret 1984. Desainer Indonesia yang tinggal di Paris ini merupakan anak semata wayang Prabowo dan Titiek.
View this post on Instagram
Netizen langsung membanjiri unggahan tersebut. Tak sedikit yang mebgucapkan selamat ulang tahun untuk Pak Didit.
Jam 00 ya pak," tulis akun netize.
" Sehat dan sukses selalu pak Didit ????," tulis akun lain.
" Jam 12 teng ya pak," tulis akun netizen.
" Selamat ulang tahun mas Didit, semoga sehat, sukses dan bahagia selalu," sahut lainnya mendoakan.
Advertisement
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?