Aturan Baru PPKM Level 3 Buat Anak-Anak: Hotel & Mal Diizinkan, Bioskop Dilarang

Reporter : Ahmad Baiquni
Selasa, 21 September 2021 13:01
Aturan Baru PPKM Level 3 Buat Anak-Anak: Hotel & Mal Diizinkan, Bioskop Dilarang
Selain level 3, anak-anak belum boleh masuk hotel maupun mall.

Dream - Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) di Jawa-Bali diputuskan Pemerintah untuk diperpanjang hingga 4 Oktober. Masa perpanjangan ini lebih lama dibandingkan sebelumnya yaitu dua pekan.

Di perpanjangan kali ini, Pemerintah mengizinkan anak usia di bawah 12 masuk ke ruang publik salah satunya hotel.

Terkait perpanjangan PPKM ini, Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian menerbitkan ketentuan baru dalam Instruksi Mendagri Nomor 43 Tahun 2021 tentang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat Level 4, Level 3, dan Level 2 Corona Virus Disease 2019 di Wilayah Jawa dan Bali. Dalam beleid anyar ini, ada syarat yang ditetapkan jika anak kurang dari 12 tahun ingin masuk hotel.

" Pengunjung usia di bawah 12 tahun harus menunjukkan hasil negatif Antigen (H-1) atau PCR (H-2)," demikian bunyi ketentuan tersebut.

 

1 dari 5 halaman

Masuk Mall Beda Syarat

Selain hotel, anak-anak juga dibolehkan masuk mall atau pusat perbelanjaan. Syaratnya, anak harus dalam pendampingan dan pengawasan orangtua.

Tetapi, ketentuan ini hanya berlaku untuk daerah yang diberlakukan uji coba. Menurut Inmendagri ini, uji coba dijalankan di Jakarta, Bandung, Yogyakarta, dan Surabaya.

" Penduduk dengan usia di bawah 12 tahun dilarang memasuki pusat perbelanjaan/mall/pusat perdagangan, kecuali di Provinsi DKI Jakarta, Kota Bandung, Kota Yogyakarta, Kota Surabaya dengan syarat didampingi orangtua," demikian ketentuan itu.

 

2 dari 5 halaman

Masuk Bioskop dan Tempat Wisata Belum Boleh

Sayangnya, pembolehan ini dikecualikan untuk bioskop. Pengunjung di bawah 12 tahun belum dibolehkan masuk bioskop meski di daerah PPKM level 3.

Demikian halnya dengan tempat wisata yang diberlakukan uji coba pembukaan. Hanya pengunjung kategori hijau dan kuning pada aplikasi PeduliLindungi yang dibolehkan masuk.

" Anak di bawah 12 tahun dilarang untuk memasuki tempat wisata yang dilakukan uji coba ini," bunyi aturan itu.

3 dari 5 halaman

PPKM Kembali Diperpanjang Dua Pekan, Jawa-Bali Bebas Level 4

Dream - Perkembangan situasi Covid-19 terus membaik. Tetapi, pemerintah kembali memperpanjang PPKM di Jawa-Bali dalam dua pekan, mulai 20 September hingga 4 Oktober 2021.

Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi, Luhut Binsar Pandjaitan, mengumumkan kabar baik. Dia menyatakan daerah Jawa-Bali bebas dari Level 4.

" Saya sampaikan bahwa saat ini tidak lagi kabupaten kota yang berada di level 4 di Jawa-Bali. Jadi semua pada level 3 dan 2. Berbagai capaian tersebut tentu harus kita syukuri," ujar Luhut dalam konferensi pers disiarkan Kemenko Bidang Kemaritiman dan Investasi RI.

Meski begitu, Luhut mengungkapkan Presiden Joko Widodo terus mengingatkan agar selalu waspada. Karena di tengah kondisi Indonesia yang membaik, negara-negara lain sedang mengalami lonjakan kasus.

" Itu yang harus kita waspadai, risiko peningkatan kasus masih tinggi dan dapat terjadi sewaktu-waktu," kata dia.

Luhut melanjutkan, kasus Covid-19 per hari ini, 20 September 2021, tercatat sebanyak 1.932 kasus, 6.799 sembuh dan 166 meninggal dunia. Sedangkan kasus aktif berkurang dari 60 ribu menjadi 57 ribu.

" Jadi saya katakan bahwa angka ini kerja keras kita semua," kata Luhut.

4 dari 5 halaman

Jatim Jadi Provinsi Pertama di Jawa yang Masuk PPKM Level 1

Dream - Jawa Timur ditetapkan Kementerian Kesehatan sebagai provinsi di Jawa-Bali pertama yang berhasil turun ke PPKM level 1. Penetapan ini berdasarkan data Hasil Asessment Situasi Covid-19 tingkat Provinsi Kemenkes per 14 September 2021 yang dirilis pada 15 September 2021.

Data asessment tersebut juga menetapkan sembilan kabupaten kota di Jatim sudah level 1. Sembilan daerah tersebut yaitu Situbondo, Sidoarjo, Pasuruan, Madiun, Lamongan, Kota Surabaya, Jember, Gresik, Banyuwangi.

" Alhamdulillah....terimakasih....terimakasih...terimakasih...tetap waspada disiplin Protkes. Hasil assesmen Kemenkes...tanggal 14 rilis 15 September ....Jatim Provinsi level 1 pertama di Jawa," tulis Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa dalam unggahan akun Instagram pribadinya, @khofifah.ip.

Mengutip laman jatimprov.go.id, Khofifah mengatakan data ini menandakan penanganan Covid-19 di Jatim menunjukkan tren membaik. Ini dilihat dari tingkat kasus terkonfirmasi, tingkat keterisian rumah sakit, tingkat kematian, transmisi komunitas, tingkat testing, tracing dan treatment, serta kapasitas respon.

 

5 dari 5 halaman

Daerah Level 1, 2, dan 3 di Jatim

Tak hanya tingkat Provinsi, Khofifah juga bersyukur terdapat 9 kabupaten/kota di daerahnya yang sudah ditetapkan masuk dalam level 1 sesuai assesment situasi Covid-19 dari Kemenkes. Jumlah ini bertambah dari sebelumnya sebanyak 6 kabupaten/Kota dari hasil assesment yang pada 12 September 2021 lalu. 

Daerah-daerah tersebut adalah Kab. Situbondo, Sidoarjo, Pasuruan, Sidoarjo, Madiun, Lamongan, Kota Surabaya, Kab. Jember, Gresik, dan Banyuwangi.

“ Alhamdulillah ada 9 kabupaten/kota yang masuk pada level 1 dari hasil assesment Kemenkes RI. Jatim merupakan assesment level 1 kabupaten/kota terbanyak di Jawa dan Bali,” ungkap mantan Menteri Sosial itu.

Beberapa daerah di Jatim lainnya umumnya masih berstatus PPKM Level2 yang tercatat berada di 26 kabupaten/kota. Angka ini meningkat dari hasil assesment sebelum yang berjumlah 19 daerah.

Sementara hasil assesment dari Kemenkes yang dilaksanakan pada 12 September dan 14 September 2021 menetapkan daerah di Jatim yang berstatus PPKM level tutun dari 13 menjadi 3 kabupaten/kota. Ketiga daerah itu adalah Kab. Trenggalek, Bangkalan, dan Kota Blitar.

Dengan pencapaian ini, Khofifah meminta semua pihak dapat mempertahankan capaian assesment serta posisi zonasi level daerah, maupun unsur-unsur lainnya. Tak lupa Khofifah mengajak seluruh elemen masyarakat diminta tidak lengah dan tetap disiplin menerapkan protokol kesehatan (prokes) dimanapun berada.

“ Kondisi seperti ini patut kita syukuri saat ini. Jatim sudah bebas zona merah serta pada level 1 assesment Kemenkes RI. Vaksinasi terus kita gencarkan. Namun prokes jangan sampai lengah. Tetap jaga prokes agar kita segera bisa keluar dari pandemi,” pungkas Khofifah.

 

 

Beri Komentar