BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele
Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?
Ada Bukti DPR Tak Pernah Bahas Pasal 18 Ayat 3 PKPU
Dua Survei, Dua Wajah Kepuasan pada Pemerintah
Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya
Rapat Terbatas Kabinet Indonesia Maju (Foto: Liputan6)
Dream - Foto jepretan Biro Pers Sekretariat Presiden yang memperlihatkan Jokowi tengah memimpin rapat terbatas viral di media sosial. Foto itu menjadi sorotan karena Jokowi terlihat tidak mengenakan masker.
Dalam rapat terbatas pada Senin 3 Agustus 2020 yang membahas penanganan Covid-19 dan pemulihan ekonomi nasional itu tak hanya Jokowi yang tidak memakai masker. Sejumlah menteri yang hadir juga tidak mengenakan masker.
Mereka antara lain, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartanto, Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Panjaitan, serta Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan, Mahfud Md.
Sementara, Wakil Presiden KH Ma'aruf Amin dan beberapa menteri lain yang juga hadir dalam rapat tersebut tetap memakai masker.
Foto itu menuai kritikan dari netizen. Namun Kepala Sekretariat Presiden, Heru Budi Hartono, menjelaskan, awalnya Jokowi dan para menteri yang hadir memakai masker sesuai protokol kesehatan Covid-19.
Namun, Jokowi dan beberapa menteri mencopot maskernya. " Buka tutup masker," kata Heru kepada wartawan, Selasa 4 Juli 2020.
Dia memastikan rapat terbatas tersebut tetap aman dari penyebaran virus corona. Pihak Istana telah memasang pembatas berupa kaca akrilik.
" Dan sudah ada kaca akrilik," ucap Heru.

Sebelumnya, Heru memastikan protokol kesehatan Covid-19 di lingkungan Istana Kepresidenan sudah dilakukan dengan sangat ketat dan akan semakin diperketat.
Para tamu yang ingin bertemu dan menghadap Jokowi wajib melakukan uji seka atau swab test sebagai salah satu protokol pencegahan penularan Covid-19.
" Walaupun sudah dilakukan swab pada hari H kami akan lakukan rapid test," ujar Heru dalam keterangan persnya, Senin.
Protokol kesehatan juga diterapkan pada sarana dan prasarana di lingkungan Istana. Misalnya, dengan menjaga jarak antarkursi, serta antara kursi tamu dengan kursi Presiden sejauh kurang lebih 2-2,5 meter.
Sumber: Liputan6.com
Dream - Istana Negara memperketat protokol kesehatan. Siapa saja yang akan bertemu dengan Presiden Joko Widodo wajib menjalani swab test alias tes usap untuk memastikan tidak positif Covid-19.
" Kami di Sekretariat Presiden tetap melakukan pengetatan protokol kesehatan walaupun yang lalu sampai hari ini kami sudah melakukan secara ketat protokol kesehatan," kata Kepala Sekretariat Presiden, Heru Budi Hartono, dikutip dari Liputan6.com, Senin 3 Agustus 2020.
Selain melakukan swab test, tambah Heru, semua pihak yang ingin bertemu dan menghadap Jokowi juga diminta melakukan rapid test pada hari H.
" Walaupun sudah dilakukan swab, pada hari H kami akan lakukan rapid test," ucap Heru.
Protokol kesehatan juga diterapkan pada sarana dan prasarana di lingkungan Istana, misalnya dengan menjaga jarak antarkursi, serta antara kursi tamu dengan kursi Presiden sejauh kurang lebih dua hingga 2,5 meter.
Di meja oval tempat Jokowi biasa menerima tamu pun akan ditambahkan pembatas berupa kaca akrilik.
" Di meja oval yang akan menerima tamu-tamu yang diundang oleh Bapak Presiden, kami siapkan pembatas. Pembatas itu artinya kaca akrilik sehingga Bapak Presiden walaupun berhadapan tetap ada batas," jelas Heru.
Di samping itu, jendela di ruangan-ruangan lingkungan Istana secara rutin dibuka agar sirkulasi udara lancar dan tetap segar.
" Selain itu, tetap menggunakan masker, tetap cuci tangan, dan tetap masuk ke tabung disinfektan sehingga semuanya terjamin protokol kesehatan di Istana," tutur dia.
Advertisement
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
