Tak Pakai Masker Saat Pimpin Rapat Terbatas, Jokowi Dikritik Netizen

Reporter : Razdkanya Ramadhanty
Selasa, 4 Agustus 2020 15:55
Tak Pakai Masker Saat Pimpin Rapat Terbatas, Jokowi Dikritik Netizen
Begini penjelasan Istana soal Jokowi tak pakai masker saat memimpin rapat terbatas.

Dream - Foto jepretan Biro Pers Sekretariat Presiden yang memperlihatkan Jokowi tengah memimpin rapat terbatas viral di media sosial. Foto itu menjadi sorotan karena Jokowi terlihat tidak mengenakan masker.

Dalam rapat terbatas pada Senin 3 Agustus 2020 yang membahas penanganan Covid-19 dan pemulihan ekonomi nasional itu tak hanya Jokowi yang tidak memakai masker. Sejumlah menteri yang hadir juga tidak mengenakan masker.

Mereka antara lain, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartanto, Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Panjaitan, serta Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan, Mahfud Md.

Sementara, Wakil Presiden KH Ma'aruf Amin dan beberapa menteri lain yang juga hadir dalam rapat tersebut tetap memakai masker.

1 dari 4 halaman

Foto itu menuai kritikan dari netizen. Namun Kepala Sekretariat Presiden, Heru Budi Hartono, menjelaskan, awalnya Jokowi dan para menteri yang hadir memakai masker sesuai protokol kesehatan Covid-19.

Namun, Jokowi dan beberapa menteri mencopot maskernya. " Buka tutup masker," kata Heru kepada wartawan, Selasa 4 Juli 2020.

Dia memastikan rapat terbatas tersebut tetap aman dari penyebaran virus corona. Pihak Istana telah memasang pembatas berupa kaca akrilik.

" Dan sudah ada kaca akrilik," ucap Heru.

2 dari 4 halaman

Perketat Protokol Kesehatan

Presiden Joko Widodo© Liputan6.com

Sebelumnya, Heru memastikan protokol kesehatan Covid-19 di lingkungan Istana Kepresidenan sudah dilakukan dengan sangat ketat dan akan semakin diperketat.

Para tamu yang ingin bertemu dan menghadap Jokowi wajib melakukan uji seka atau swab test sebagai salah satu protokol pencegahan penularan Covid-19.

" Walaupun sudah dilakukan swab pada hari H kami akan lakukan rapid test," ujar Heru dalam keterangan persnya, Senin.

Protokol kesehatan juga diterapkan pada sarana dan prasarana di lingkungan Istana. Misalnya, dengan menjaga jarak antarkursi, serta antara kursi tamu dengan kursi Presiden sejauh kurang lebih 2-2,5 meter.

Sumber: Liputan6.com

3 dari 4 halaman

Istana Perketat Protokol, Tamu yang Bertemu Jokowi Wajib Lakukan Ini

Dream - Istana Negara memperketat protokol kesehatan. Siapa saja yang akan bertemu dengan Presiden Joko Widodo wajib menjalani swab test alias tes usap untuk memastikan tidak positif Covid-19.

" Kami di Sekretariat Presiden tetap melakukan pengetatan protokol kesehatan walaupun yang lalu sampai hari ini kami sudah melakukan secara ketat protokol kesehatan," kata Kepala Sekretariat Presiden, Heru Budi Hartono, dikutip dari Liputan6.com, Senin 3 Agustus 2020.

Selain melakukan swab test, tambah Heru, semua pihak yang ingin bertemu dan menghadap Jokowi juga diminta melakukan rapid test pada hari H.

" Walaupun sudah dilakukan swab, pada hari H kami akan lakukan rapid test," ucap Heru.

4 dari 4 halaman

Protokol kesehatan juga diterapkan pada sarana dan prasarana di lingkungan Istana, misalnya dengan menjaga jarak antarkursi, serta antara kursi tamu dengan kursi Presiden sejauh kurang lebih dua hingga 2,5 meter.

Di meja oval tempat Jokowi biasa menerima tamu pun akan ditambahkan pembatas berupa kaca akrilik.

" Di meja oval yang akan menerima tamu-tamu yang diundang oleh Bapak Presiden, kami siapkan pembatas. Pembatas itu artinya kaca akrilik sehingga Bapak Presiden walaupun berhadapan tetap ada batas," jelas Heru.

Di samping itu, jendela di ruangan-ruangan lingkungan Istana secara rutin dibuka agar sirkulasi udara lancar dan tetap segar.

" Selain itu, tetap menggunakan masker, tetap cuci tangan, dan tetap masuk ke tabung disinfektan sehingga semuanya terjamin protokol kesehatan di Istana," tutur dia.

Beri Komentar