Cinta Laura Ajak Anak Muda Mulai Sustainability dari Langkah Kecil
Tak Perlu Trial and Error Pilih Susu Formula Anak, Cukup Scan & Check AceKid Sumber Susunya Transparan
Golkar Putuskan Prabowo Capres 2029, Bagaimana Nasib Gibran?
Sampah Dibakar, Mikroplastik di Udara Mengintai
Rute Kereta Terpanjang yang Bisa Ditempuh dalam Sekali Jalan, Tembus 10.000 Kilometer Lebih
Punya Rumah atau Masih Menyewa, Ketahui Mana yang Lebih Memengaruhi Kebahagiaan
Terjaga Setelah Tengah Malam Bisa Mengubah Cara Otak Bekerja, Ini Penjelasan Ilmuwan
Apa Sebenarnya yang Memisahkan Satu Samudra dari Samudra Lain? Ternyata Tak Selalu Ada Garis Batas
Aanak (mirror)
Dream - Seorang anak tanpa pengawasan dikurung di dalam kandang anjing dan dikelilingi ratusan hewan, termasuk ular.
Kasus ini juga turut membongkar aktivitas keluarga yang menanam ganja dan memelihara hewan hidup untuk dijual.
Bocah yang diketahui berumur 18 bulan ini dikurung bersama seekor ular boa sepanjang 10 kaki. Bocah ini diduga dikurung oleh kedua orang tuanya.
Dilansir dari Mirror, 28 Juni 2020, awalnya pihak kepolisian setempat mendapat panggilan oleh seorang anonim atas kemungkinan adanya kekejaman terhadap hewan.
Setibanya di lokasi dalam operasi penyelamatan hewan di Henry County, Tennessee di Amerika Serikat pada hari Kamis, polisi menemukan seorang balita sedang berada di dalam kandang.
Ibu anak itu Heather Scarbough, 42, ayah tirinya, Thomas Jefferson Brown, 46, dan kakeknya, Charles Brown, 62, ditangkap dan ditahan atas perbuatan mereka itu yang diduga mengurung anak tersebut serta berbagai tuduhan lainnya.

Kepala Kepolisian setempat, Henry Monte Belew mengatakan pada konferensi pers pada hari Jumat, anak itu ditemukan di antara delapan ular, 56 anjing, 10 kelinci, 86 ekor ayam, satu tokek, empat parkit, tiga kucing, satu burung, tiga sugar glider dan 531 mice, tikus, dan hamster.
" Anak itu dikurung di ruang tamu, berdekatan dengan 8 ular dan makanan ular bersebelahan dengan kandang anak itu."
" Terdapat delapan ular di ruangan yang sama, lalu ada banyak tikus berlarian dimana-mana," ungkap Henry Monte Belew.
Belew menambahkan, bocah itu ditemukan dengan kondisi yang sangat memilukan, tidak memiliki apa pun dan menghabiskan sebagian besar hidupnya di kandang.
" Sedih kondisi anak itu. Bahkan anak itu ditemukan dalam kondisi kelaparan. Semua mainannya ada bersamanya di dalam kandang. Tidak ada kasih sayang dan tidak ada selimut untuknya," katanya.
Henry juga mengatakan ditemukan tempat sampah dan makanan di dalam kandang tempat anak itu tinggal.
" Tampaknya dia menghabiskan sebagian besar waktu di kandang, dan bau amonia yang muncul ketika kami mengangkat kandang dan serangga yang ada di bawahnya membuatnya tampak seolah-olah dia sudah lama tinggal di sana."
Petugas menggambarkan rumah itu terlihat sangat kotor, ribuan kecoak dan belatung menghiasi pelataran rumah.
Seluruh properti berantakan dengan banyak ditemukan makanan busuk dan sampah yang berserakan di halaman.
Tak hanya melakukan kekerasan pada anak, polisi juga menemukan 127 tanaman ganja dan tujuh belas senjata di dalam kediaman mereka.
Ketiganya menghadapi tuduhan pelecehan anak, kekejaman terhadap hewan, pembuatan ganja dan perlengkapan obat-obatan.
(Sumber: Mirror.co.uk)
Advertisement

Apa Sebenarnya yang Memisahkan Satu Samudra dari Samudra Lain? Ternyata Tak Selalu Ada Garis Batas

Terjaga Setelah Tengah Malam Bisa Mengubah Cara Otak Bekerja, Ini Penjelasan Ilmuwan

Punya Rumah atau Masih Menyewa, Ketahui Mana yang Lebih Memengaruhi Kebahagiaan

Rute Kereta Terpanjang yang Bisa Ditempuh dalam Sekali Jalan, Tembus 10.000 Kilometer Lebih

Cinta Laura Ajak Anak Muda Mulai Sustainability dari Langkah Kecil


Golkar Putuskan Prabowo Capres 2029, Bagaimana Nasib Gibran?