JK di NIU: Transisi Energi Hijau Tak Mudah, Butuh Koloborasi Pemerintah dan Dunia Usaha
Jarang Minum Air Putih Setelah Bangun Tidur? Ini 6 Dampaknya bagi Tubuh
Cara Menyiapkan Mental Sebelum Melakukan Downsizing atau Downgrading, Hal Apa yang Harus Jadi Prioritas?
5 Latihan Tanpa Beban yang Bisa Membantu Membentuk Otot Setelah Usia 50 Tahun
6 Pelajaran Hidup Gen Z yang Perlu Dipelajari Oleh Generasi yang Lebih Tua, Bantu Hidup Lebih Tenang
Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
Jokowi (Liputan6.com)
Dream - Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko mengungkapkan alasan di balik kemarahan Presiden Joko Widodo kepada para anggota kabinetnya dikarenakan penanganan virus Covid-19 belum sesuai dengan harapannya.
Video Jokowi meluapkan emosinya saat sidang kabinet paripurna pada Kamis, 18 Juni 2020 beredar viral di media sosial. Video itu diketahui diunggah di kanal Youtube resmi Sekretariat Kabinet.
" Presiden beberapa kali katakan ini dan masih ada beberapa di lapangan yang tidak sesuai dengan harapan beliau, maka penekanaan saat ini lebih keras dari sebelumnya," kata Moeldoko di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Senin 29 Juni 2020.
Menurut dia, Jokowi ingin para menterinya bekerja lebih keras dalam situasi krisis akibat pandemi virus corona. Moeldoko mengatakan Jokowi khawatir para menterinya masih bersikap normal di situasi krisis. Sehingga, dia memberi perringatan.
" Presiden khawatir para pembantunya ada yang merasa saat ini situasi normal. Untuk itu diingatkan, ini peringatan kesekian kali. Peringatannya adalah ini situasi krisis yang perlu ditangani secara luar biasa," jelasnya.
Moeldoko menuturkan Jokowi ingin masalah kesehatan, sosial, dan ekonomi menjadi prioritas dalam penanganan corona di tanah air. Namun, nyatanya masih ada sejumlah sektor yang masih lemah, khususnya bidang kesehatan.
Hal ini lantaran penyerapan anggaran di Kementerian Kesehatan baru 1,53 persen dari total Rp 75 triliun yang dianggarkan Kementerian Keuangan. Kemudian, masalah pendataan insentif tenaga medis dan regulasi yang terlalu lama.
" Hal-hal seperti ini akan jadi penghambat menteri bekerja. Tapi sekali lagi persoalannya bagaimana cara-cara baru untuk siasati perlu dilakukan," tutur Moeldoko.

Sebelumnya, Presiden Jokowi mengancam akan melakukan reshuffle atau perombakan kabinet di tengah pandemi virus corona (Covid-19). Nada bicara Jokowi berulang kali meninggi saat berpidato.
Dia tampak marah karena melihat menterinya yang masih bekerja biasa-biasa saja di tengah situasi krisis akibat pandemi virus corona.
Masih dengan nada tinggi, Jokowi menyatakan akan mengambil langkah tegas bagi menterinya masih bekerja biasa-biasa saja di masa pandemi corona. Misalnya, melakukan reshuffle kabinet atau membubarkan lembaga.
" Langkah-langkah extraordinary ini betul-betul harus kita lakukan. Saya membuka yang namanya entah langkah politik, entah langkah-langkah kepemerintahan. Akan saya buka. Langkah apapun yang extra ordinary akan saya lakukan. Untuk 267 juta rakyat kita. Untuk negara," tegas Jokowi dalam video yang diunggah Sekretariat Presiden, Minggu 28 Juni 2020.
" Bisa saja membubarkan lembaga. Bisa saja reshuffle. Udah kepikiran ke mana-mana saya," sambung Jokowi.
(Sah, Sumber: Liputan6.com)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?

4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele


Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia

JK di NIU: Transisi Energi Hijau Tak Mudah, Butuh Koloborasi Pemerintah dan Dunia Usaha

Jarang Minum Air Putih Setelah Bangun Tidur? Ini 6 Dampaknya bagi Tubuh
