JK di NIU: Transisi Energi Hijau Tak Mudah, Butuh Koloborasi Pemerintah dan Dunia Usaha
Jarang Minum Air Putih Setelah Bangun Tidur? Ini 6 Dampaknya bagi Tubuh
Cara Menyiapkan Mental Sebelum Melakukan Downsizing atau Downgrading, Hal Apa yang Harus Jadi Prioritas?
5 Latihan Tanpa Beban yang Bisa Membantu Membentuk Otot Setelah Usia 50 Tahun
6 Pelajaran Hidup Gen Z yang Perlu Dipelajari Oleh Generasi yang Lebih Tua, Bantu Hidup Lebih Tenang
Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
Penyaluran Masker Kain EMTEK Peduli Corona
Dream - EMTEK Peduli Corona mendukung gerakan memakai masker dengan menyalurkan 100 ribu masker kain kepada para pedagang pasar pada Sabtu, 27 Juni 2020.
Masker kain ini diberikan langsung oleh EMTEK Peduli Corona melalui Yayasan Pundi Amal Peduli Kasih (YPP) kepada Ketua Umum Asosiasi Pengelola Pasar Indonesia (Asparindo, Joko Setiyanto dalam kegiatan peluncuran Gerakan Pakai Masker di Pasar Tanah Tinggi Tangerang.
Joko mengungkapkan kegiatan transaksi antara pedagang dan pembeli yang tinggi di pasar mengharuskan disiplin diri dalam memakai masker.
" Dengan pemberian masker dari EMTEK Peduli Corona ini baik pedagang maupun konsumen akan merasa aman dan nyaman dalam bertransaksi di pasar sehari-harinya," ujar Joko.
Pedagang Pasar Tanah Tinggi Tangerang, Suptiono, menyambut baik penyaluran masker tersebut. Dia menyampaikan terima kasih karena masker yang diterimanya dapat menjaga kesehatan dan keselamatan dalam menjalankan kegiatan jual beli di pasar.
Sedangkan pada Jumat, 26 Juni 2020, 150 paket sembako disalurkan kepada rekan jurnalis yang tergabung dalam Forum Wartawan Hiburan (Forwan). Bantuan diserahkan Ketua Umum Forwan, Sutrisno Buyil di kantor NUPRO, Jakarta Pusat.
" Melalui bantuan ini diharapkan kami dapat tetap semangat dalam memberikan informasi yang berkualitas dan akurat ditengah kondisi pandemi saat ini," kata dia.
Selain itu program pembagian 10 ribu paket sembako sejak 15 Juni 2020 masih terus dilakukan melalui 50 Mitra Bukalapak yang tersebar di area Jabodetabek hingga 30 Juni 2020 mendatang. Kegiatan ini merupakan tahap kedua setelah sebelumnya juga digelar pada Mei lalu.
CEO Bukalapak, Muhammad Rachmat Kaimuddin, berkesempatan memberikan sembako secara langsung kepada warga di Cilandak. Dia mengatakan selama masyarakat masih membutuhkan bantuan maka Bukalapak siap untuk terus membantu pendistribusian sembako melalui Mitra Bukalapak.
" Kondisi saat ini sangat berat untuk kita semua. Untuk itu mari kita bersemangat, bergotong royong dan bekerjasama dalam menghadapi pandemi ini," tambah Rachmat.
Selanjutnya YPP akan menyalurkan 6.150 paket sembako yang terdiri dari beras 5 kilogram, minyak 1 liter, gula 1 kilogram, teh, kopi dan 3 masker kain ke 40 lokasi yang tersebar di seluruh Indonesia.
Kepedulian dan uluran tangan pemirsa menjadi harapan besar bagi tim medis dan saudara-saudara kita yang terdampak Covid-19 di seluruh penjuru negeri.
Hingga hari Senin, 29 Juni 2020 donasi pemirsa SCTV dan INDOSIAR serta pengguna Bukalapak, pembaca Liputan6.com, pengguna DANA dan Sponsor Konser Amal Satu Indonesia yang terkumpul lewat EMTEK Peduli Corona mencapai Rp 26.439.699.710.
Buat kamu yang ingin berpartisipasi, salurkan kepedulianmu melalui beberapa pilihan nomor rekening antara lain BCA (500.557.2000) – SCTV, BCA (162.633.8888), BRI (0376.01.001220.30.7), Mandiri (122.00.5578.2000) – INDOSIAR atas nama Yayasan Pundi Amal Peduli Kasih, serta melalui platform aplikasi Bukalapak di Serbu Seru Bukalapak dan melalui scan QR code di aplikasi DANA atau silakan klik http://doku.com/u/SZRgFuY.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?

4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele


Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia

JK di NIU: Transisi Energi Hijau Tak Mudah, Butuh Koloborasi Pemerintah dan Dunia Usaha

Jarang Minum Air Putih Setelah Bangun Tidur? Ini 6 Dampaknya bagi Tubuh
