Koleksi LEKAT Di JFW 2016
Dream - Meski baru tiga tahun eksis, brand LEKAT telah masuk dalam deretan brand fesyen yang cukup menarik perhatian. Mengangkat tenun Baduy dengan berbagai bahan tesktil ditambah motif geometris menjadi ciri khas desain LEKAT.
Seperti pada ajang Jakarta Fashion Week 2016 yang resmi dibuka pada 24 Oktober 2015. Tahun ini merupakan kesempatan kedua LEKAT untuk memamerkan rancangan spring summer 2016 dengan tema " The Eye Has To Travel" .
" Tema Eye Has to Travel, LEKAT menginterpretasikan tiap langkah perjalanan dalam mengangkat dan memperkenalkan tenun Baduy sebagai salah satu warisan budaya Indonesia," ujar Amanda I Lestari ditemui di Jakarta Fashion Week 2016, Senayan City, Jakarta Selatan, Sabtu 24 Oktober 2015.
Untuk detail sendiri, LEKAT lebih memilih warna tabrakan dan tumpang tindih pada detail. Selain itu, mereka memilih warna-warna lebih fresh yang berbeda dari tahun sebelumnya.
" Detail tabrakan. Rok tumpang tindih semua warna ada. Warna pengen lebih fresh dan berbeda dari LEKAT sebelumnya," kata Amanda.
" Ada kombinasi lebih light dan casual. Dulu lebih Baduy lebih tenun semua. Sekarang ada sentuhan dari bahan lain. Tentunya dengan bahan yang lebih ringan," kata Amanda menambahkan.
Sementara itu persiapan yang dilakukan LEKAT di ajang Jakarta Fashion Week tahun ini kurang lebih enam bulan. Mulai dari persiapan bahan, desain sampai proses produksi.
" Untuk semua koleksi kurang lebih enam bulan persiapannya. Sekaligus persiapan Indonesia Fashion World," pungkasnya.
Busana yang ditampilkan LEKAT selain wanita yang tidak berhijab, bisa juga dikenakan oleh wanita berhijab karena beberapa desain baju memiliki lengan panjang.
Advertisement

Es Batu atau Air Es, Mana yang Lebih Cepat Mendinginkan Minuman? Jawabannya Ternyata Mengejutkan


Mengapa Mencetak Uang Lebih Banyak Tidak Bisa Membuat Negara Lebih Kaya?


Oli Palsu Marak, QTRUST Hadirkan SeQure untuk Cek Keaslian Produk

3,3 Juta Lansia Terdampak Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau, Ini yang Terjadi Saat Masuk ke Tubuh

Duduk Terlalu Lama Bisa Tingkatkan Risiko Kematian akibat Kanker, Ini Temuan Penelitiannya