Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?
Kalau Semua Informasi Ada di Socmed, Apa Alasan Kita Membaca?
Bisa Nggak Wahyu Ningsih Jadi CEO Microsoft?
Jika Guru Digaji Lebih Layak, Apakah Kualitas Pendidikan Indonesia Akan Meningkat?
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Animasi Terjadinya Tsunami Di Laut Mediterania (insert: Sebaran Dampak Tsunami Di Laut Mediterania) (www.dailymail.co.uk)
Dream - Bencana alam tsunami mengancam kehidupan 130 juta orang yang tinggal di sepanjang garis pantai Laut Mediterania. Hal itu terungkap dari sebuah simulasi para peneliti yang meneliti dampak gempa bumi di lepas pantai utara Afrika.
Para peneliti menggunakan simulasi sebuah gelombang besar yang muncul akibat gempa dalam laut itu.
Dari hasil simulasi diperoleh gambaran jika gempa berkekuatan 7,0 skala richter melanda lepas pantai di sebelah timur Sisilia, Italia dan selatan Pulau Crete di Yunani, seluruh wilayah tersebut akan tenggelam.
"Bahkan wilayah-wilayah yang padat penduduk yang menjadi destinasi wisata terkenal dan populer di sepanjang wilayah tersebut akan disapu oleh gelombang yang sangat dahsyat," kata Dr Achilleas Samaras, ahli gelombang dinamik dari University of Bologna, Italia.
Simulasi para peneliti ini juga menunjukkan bahwa area seluas 3,8 km persegi dari Pulau Crete akan tenggelam dan hilang selamanya. Sedangkan tebing curam dari Sisilia yang tinggal 0,5 km persegi juga akan lenyap.
Intinya, pulau-pulau di Yunani yang selama ini menjadi tujuan wisata dunia, akan terkena dampak paling buruk.
Para peneliti menjelaskan, tsunami di Laut Mediterania yang memiliki dampak mengerikan hanya terjadi 100 tahun sekali. Peristiwa tsunami besar terakhir kali menyapu pantai Pulau Crete pada 365 Masehi. Kala itu air bah muncul akibat gempa berkekuatan 8 hingga 8,5 skala Richter.
Tsunami purba itu menghancurkan peradaban kota-kota di Yunani, Italia dan Mesir. Korban jiwa akibat tsunami tersebut telah menelan korban 5 ribu orang di kota Alexandria, Mesir.
Gempa dan tsunami dahsyat terakhir di wilayah Mediterania terjadi pada tahun 1908. Saat itu, wilayah Messina di Italia dilanda gempa dengan kekuatan 7 skala Richter dan memicu tsunami yang membunuh ribuan orang dengan gelombangnya yang setinggi 10 meter.
"Simulasi yang kami lakukan dapat membantu pihak berwenang dan para pembuat kebijakan dalam membuat database yang komprehensif tentang skenario tsunami di Mediterania. Simulasi kami juga bisa mengidentifikasi daerah pesisir yang rentan terhadap setiap tsunami sehingga bisa dibuatkan perencanaan untuk pertahanannya," pungkas Achilleas.
(Sumber: Dailymail)
Advertisement

Benarkah Kecerdasan Manusia Menurun? Studi Ungkap Tren Mengkhawatirkan Sejak 2012

Mengapa Anak Suka Makan Upil? Sains Punya Penjelasan di Balik Kebiasaan Ini

Kurang Tidur Bisa Ganggu Gula Darah dan Kesehatan Jantung, Olahraga 10–15 Menit Ini Bisa Membantu

Sering Buang Angin Tanpa Sebab Jelas? Kebiasaan Mengunyah Permen Karet Bisa Jadi Pemicunya

Berawal dari Penyakit Misterius dan Mayat Membusuk, Begini Sejarah Mitos Vampir yang Mendunia

IHSG Lanjutan Menguat ke Level 5.387, Saham Bank Pelat Merah Bermekaran

Teori Lipstik: Mengapa Penjualan Lipstik Mewah Bisa Meningkat Saat Ekonomi Memburuk?