Pertamina Hulu Energi Akuisisi PI 3 WK di Kaltim, Salah Satunya di Lokasi Temuan Cadangan Gas Raksasa Tahun 2023
Spa and Wellness Jadi Bagian dari Gaya Hidup Urban, Ini Manfaatnya bagi Tubuh dan Pikiran
Survei: Dulu Coblos Prabowo, 55 Persen Pemilihnya Kini Bilang Ogah
5 Minuman yang Sebaiknya Dihindari Setiap Hari Jika Ingin Mengurangi Gula
Pertamina dan MedcoEnergi Ambil 10% Hak Partisipasi Sumur Gas di Kaltim Milik Eni S.p.A
Mengapa AC Mobil Listrik Tetap Bisa Aman Menyala Meski Mesin Mati?
Mengapa Ada Orang yang Lebih Sering Mengalami Efek Samping Vaksin? Studi Ungkap Penyebabnya
Dibuka Menguat ke Level 6.109,32, IHSG Bergerak di 2 Zona pada Awal Perdagangan
Kepala Bidang Kebijakan Luar Negeri Uni Eropa Federica Mogherini (en.trend.az)
Dream - Uni Eropa tidak mengakui klaim Israel atas dataran tinggi Golan. Pernyataan ini menguatkan pernyataan serupa yang disampaikan Kepala Kebijakan Luar Negeri UE Federica Mogherini di Amerika Serikat (AS).
" UE hanya mengakui wilayah Israel memiliki batas-batas yang ditetapkan pra-1967, terlepas dari klaim pemerintah Israel atas daerah lain, hingga penyelesaian akhir dapat dicapai," ujar Mogherini sebelum pertemuan donor internasional di Brussels untuk mendukung perekonomian Palestina.
" Ini merupakan pernyataan bersama UE dan negara-negara anggotanya," kata dia.
Israel merebut lahan seluas 1.200 kilometer persegi dari dataran tinggi Golan sepanjang Perang Enam Hari pada 1967. Kawasan ini dicaplok Israel pada 1981 yang tidak pernah diakui komunitas internasional, dan wilayah seluas 510 km persegi berada di bawah penguasaan Suriah.
Pada pertemuan khusus pemerintah, Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu berkukuh Golan akan tetap berada di tangan Israel. Dia pun mendesak komunitas internasional mengakui Golan adalan milik Israel secara permanen.
Pernyataan tersebut mendapat kecaman dari Liga Arab dan Suriah. Wakil Menteri Luar Negeri Suriah Faisal Miqdad menuding pendudukan tersebut akibat resolusi yang diberikan Dewan Keamanan PBB.
" Kami siap melakukan apapun untuk mengembalikan Golan, termasuk mengerahkan militer," kata dia.
Sumber: ynetnwes.com
Advertisement

Aroma Parfum yang Lagi Tren Ini Ternyata Bisa Bantu Tidur Lebih Nyenyak, Studi Ungkap Rahasianya

8 Makanan yang Bisa Redakan Ngidam Makanan Manis Lebih Baik daripada Permen, Menurut Ahli Gizi

Dibuka Menguat ke Level 6.109,32, IHSG Bergerak di 2 Zona pada Awal Perdagangan

Mengapa Ada Orang yang Lebih Sering Mengalami Efek Samping Vaksin? Studi Ungkap Penyebabnya


Spa and Wellness Jadi Bagian dari Gaya Hidup Urban, Ini Manfaatnya bagi Tubuh dan Pikiran

Survei: Dulu Coblos Prabowo, 55 Persen Pemilihnya Kini Bilang Ogah