Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Ilustrasi
Dream - Data kasus Covid-19 di Indonesia belum juga menunjukkan tren menurun. Penambahan kasus terus terjadi di setiap harinya.
Data laman covid19.go.id per Selasa, 28 Juli 2020 pukul 12.00 WIB mencatat terjadi penambahan kasus baru sebanyak 1.748 pasien. Akumulasi pasien positif Covid-19 hingga saat ini telah mencapai 102.051.
Angka pasien sembuh bertambah jauh lebih banyak dibandingkan kass baru. Jumlah pasien sembuh dalam 24 jam terakhir meningkat sebanyak 2.366 orang sehingga totalnya menjadi 60.539 pasien.
Sedangkan angka kematian bertambah 63 kasus. Secara nasional, angka kematian akibat Covid-19 mejadi 4.901 orang.
Hingga saat ini, terdapat 46.648 kasus suspek Covid-19 yang saat ini menjalani isolasi mandiri.
Sedangkan suspek yang dirawat ada 36.611 orang. Sebanyak 35,9 persen dari angka tersebut merupakan kasus konfirmasi positif Covid-19.
Sumber: Merdeka.com
Dream - Juru Bicara Satuan Tugas Penanganan Covid-19, Wiku Bakti Bawono Adisasmito mengingatkan Indonesia saat ini masih dalam fase kritis. Ini ditandai dengan meningkatnya jumlah kasus positif Covid-19 yang telah melampaui angka 100 ribu.
" Kasus mencapai 100.303, hari ini adalah Indonesia mencapai angka yang secara psikologis cukup berarti yaitu 100 ribu dan ini mengingatkan semua pihak, Indonesia masih dalam kondisi kritis," ujar Wiku, dikutip dari Liputan6.com.
Wiku mengatakan Indonesia saat ini berada di urutan 142 dari 215 negara dengan kasus Covid-19 terbanyak. Di Asia sendiri, Indonesia berada di urutan 28 dari 49 negara.
" Kondisi ini tidak serta merta mengatakan Indonesia aman, tapi masih dalam krisis dan kita tidak boleh lengah dalam menghadapi kondisi Covid-19," kata Wiku.
Mengingat data kasus positif Covid-19 terus meninggi, Wiku mengingatkan kembali masyarakat untuk mematuhi protokol kesehatan seperti memakai masker, jaga jarak, cuci tangan, dan menghindari kerumunan. Jika masyarakat patuh, maka penyebaran Covid-19 dapat ditekan.
" Indonesia masih krisis terhadap Covid-19, kita perlu waspada, saling mengingatkan agar semua menerapkan protokol kesehatan, agar kasus tadi bisa ditekan dan proses kesembuhan bisa ditingkatkan, kondisi lebih baik dan bisa jalankan kegiatan sosial ekonomi," kata dia.
Data Covid-19 pada laman covid19.go.id per Senin, 27 Juli 2020 pukul 12.00 WIB menunjukkan angka kasus positif akumulatif mencapai 100.303 kasus. Dalam 24 jam, kasus positif bertambah 1.525 orang.
Kasus sembuh akumulatif sebanyak 58.173 orang. Terdapat kenaikan pasien sembuh sebanyak 1.518 kasus.
Sedangkan angka kematian total sebanyak 4.781 atau 4,8 persen. Jumlah pasien yang meninggal dalam sehari kemarin sebanyak 52 orang.
Sumber: Liputan6.com/Lizsa Egeham
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya