Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
(Sumber Foto: World Of Buzz)
Dream - Seorang wanita tua terlihat mengemis di sebuah jembatan di Kota Xi'an, China. Sementara para pejalan kaki yang lewat jembatan itu bersikap tak acuh.
Namun tidak demikian dengan seorang wanita muda berpakaian merah. Dia mendekati wanita tua itu dan memberikan sekantong penuh makanan.
Pejalan kaki baik hati itu berpikir wanita tua tersebut mungkin tidak makan berhari-hari selama mengemis di atas jembatan itu.
Seorang pejalan kaki lainnya mengabadikan momen tersebut dan berharap berbagi cerita mengharukan itu di media sosial.
Namun, apa yang pengemis tua itu lakukan terhadap makanan yang diberikan kepadanya membuat terkejut dunia maya dan orang-orang yang lalu lalang di atas jembatan itu.
© Dream
Begitu wanita muda berhati mulia itu pergi, wanita tua itu melemparkan semua makanan di tong sampah. Rupanya, pengemis tua itu hanya menginginkan uang, bukan makanan.
Foto-foto pengemis tua itu yang diposting ke media sosial memicu kemarahan di kalangan netizen.

Mereka menyatakan bahwa wanita itu menyia-nyiakan makanan dan tidak tahu berterima kasih terhadap orang yang membantunya.
(Sumber: Viral4real.com)
© Dream
Dream - Kerasnya kehidupan di kota besar membuat sejumlah orang rela melakukan apapun demi bertahan hidup di tengah himpitan ekonomi yang tak kunjung usai. Nampak wanita yang tengah menadahkan tangan ke beberapa mobil di pinggir jalan sembari menggendong seorang balita yang tengah terlelap.
Seorang ibu sebut saja Lina, yang melihat pemandangan itu sontak merasa terlarut saat melihat wanita pengemis bersama anaknya. Anak usia 5 tahun sudah cukup berat. Hal apa yang membuat pengemis itu rela menggendong sepanjang hari.
Keesokan harinya , sosok anak kecil yang sama seperti kemarin namun ada pemandangan yang berbeda. Pengemis wanita rupanya yang berbeda, sebenarnya siapa anak kecil itu dan siapa kedua wanita yang menggendongnya.
Rasa penasaran terus menyelimuti hati Lina. Hingga suatu hari saat Lina bersama suaminya berolahraga di jantung ibukota, Lina kembali bertemu dengan bocah tersebut. Tak ingin melewatkan kesempatan itu, Lina langsung mendatangi pengemis wanita yang menggendong bocah tersebut. (Baca: Mati Suri 36 Kali Sampai Uang Rp 390 Juta Dibakar Istri)
" Itu anak ibu? Dia kenapa? Sakit?" tanya Lina penasaran.
" Iya sedang demam," jawab pengemis singkat
" Kenapa dia selalu tertidur? Ayo biar saya antar ke dokter."
Pengemis wanita itu terus berjalan semakin cepat dan menghindar dari pertanyaan-pertanyaan Lina. Dapat Lina simpulkan bocah itu merupakan korban sindikat pengemis yang membuat bocah itu terus tertidur. Ingin tahu lebih lanjut mengenai kisah ini? Yuk selengkapnya Baca di sini. (Ism)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya