Di Balik 8 Kali Reshuffle Kabinet Prabowo
Kepuasan Publik Setelah Dua Tahun Prabowo-Gibran
Jalan Ekonomi Hijau Indofood
Orang Pintar Juga Bisa Luput Melihat dan Memahami Hal Sepele, Ini Penjelasan Ilmiahnya
JK di NIU: Transisi Energi Hijau Tak Mudah, Butuh Koloborasi Pemerintah dan Dunia Usaha
Jarang Minum Air Putih Setelah Bangun Tidur? Ini 6 Dampaknya bagi Tubuh
Cara Menyiapkan Mental Sebelum Melakukan Downsizing atau Downgrading, Hal Apa yang Harus Jadi Prioritas?
5 Latihan Tanpa Beban yang Bisa Membantu Membentuk Otot Setelah Usia 50 Tahun
Dream - Beberapa penyidik Polda Metro Jaya akan terbang ke Singapura. Mereka akan meminta keterangan penyidik senior Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Novel Baswedan terkait kasus penyerangan menggunakan air keras.
" Kami perlu keterangan dari korban untuk jadi bahan analisa penyelidikan," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Raden Prabowo Argo Yuwono, di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Senin 8 Mei 2017.
Sebelum terbang ke Singapura, Polda Metro akan berkoordinasi dengan KPK terkait permohonan izin pemeriksaan kepada dokter yang merawat Novel.
" Tentu kami koordinasi dengan KPK, kan sama-sama ke sana, ke Singapura untuk mendapatkan izin. Apakah dokter di sana itu mengizinkan untuk diambil keterangan atau tidak," ucap dia.
Hingga saat ini, polisi masih mempersiapkan administrasi yang diperlukan penyidik untuk berangkat ke Singapura. " Tentunya kami menyiapkan administrasi. Kami berupaya mendapatkan informasi dari korban," ujar Argo.