Rontok 1,88%, IHSG Terkulai Lemas ke Level 6.031,28
Kenalan dengan 'Neon Moon II', Kapal Sampah dari Coldplay di Cisadane
Suara-Suara di DPR Soal Ijazah Gibran
Huawei Gandeng LinkAja, Pembayaran QRIS Bisa Lewat Smartwatch HUAWEI WATCH GT 7 Series
Gandeng Bilal Indrajaya, Lyodra Beri Pesan Tak Menyerah pada Album Terkunci Di Kamu
7 Jenis Tanaman yang Bisa Mengundang Ular ke Halaman Rumah, Bukan karena Baunya
Kenapa Tikus Suka Bersarang di Mesin Mobil, dan Cara Mengusirnya untuk Selamanya
Dua Seniman Indonesia Raih Grand Prize MR.D.I.Y. Regional Art Competition 2026
Viral 350 Siswa SMAN 21 Bandung Gagal Study Tour Ke Yogyakarta, Uang Rp400 Juta Ikut Raib (Shutterstock)
Dream - Sebanyak 350 siswa dari SMAN 21 Bandung gagal berangkat karya wisata (study tour) ke Yogyakarta yang seharusnya berlangsung selama tiga hari sejak 24-26 Mei 2023. Dana kegiatan senilai Rp400 juta diduga dibawa kabur pihak agen travel berinisial GTI.
Ketua OSIS SMAN 21 Bandung, Fazha Raditya Gibran mengatakan, setiap murid yang ingin mengikuti study tour diminta untuk urunan masing-masing senilai Rp1,3 juta per orang. Uang tersebut sudah terkumpul sejak dua bulan lalu.
" Tapi, jelang hari keberangkatan, tiba-tiba pihak sekolah memberi kabar bahwa kegiatan study tour akan diundur," kata Fazha, dilansir dari Merdeka.com, Kamis 25 Mei 2023.
Dari hasil penelusuran siswa diketahui jika uang yang terkumpul tersebut diduga dibawa kabur oleh pihak travel. Meski pihak sekolah sudah melaporkan kejadian tersebut kepada polisi, para siswa tetap merasakan sedih.
Selain batal melakukan study tour, hal lain dicemaskan para siswa tersebut adalah perjalanan study tour ke Yogyakarta berkaitan dengan proyek karya tulis yang akan menjadi salah satu aspek penilaian akademis.
" Uang yang kita sudah setorkan ke pihak travel itu dibawa kabur nilainya sebesar Rp400 juta. Kami sedih dan kecewa, karena rencana ke Yogyakarta itu kami buat karya tulis sebagai aspek penilaian," kata dia.
Perusahaan travel yang bekerja sama dengan pihak sekolah berada di Jalan Moch Sikat, Kota Bandung. Berdasarkan pantauan, tidak ada aktivitas pegawai di kantor biro perjalanan itu. Di bagian depan tertulis bahwa gedung itu dijual.
Sementara jajaran Polsek Buahbatu menyatakan sudah menerima laporan dan sedang melakukan penyelidikan.
" Masih dalam proses. Kita sedang berusaha menangkap pelaku," ujar Kapolsek Buahbatu Kompol Rizal Jatnika.
Penjelasan Pihak Travel
Tour Manager GTI, Jimmy Tanumihardja menjelaskan, di perjanjian awal (MoU) dengan pihak sekolah disepakati pembayaran study tour harus dilakukan melalui rekening perusahaan.
Kedua belah pihak menyepakati pembayaran awal Rp10 juta dan pelunasan akan dilakukan maksimal H-4 keberangkatan.
" Sekolah memberikan tanda jadi ke travel Rp. 10 juta, melalui rekening yang ditunjuk," ujar Jimmy.
Mendekati hari keberangkatan, lanjutnya, perusahaan mencoba meminta konfirmasi ke pihak sekolah terkat peluanasan uang akomodasi perjalanan. Ia mengklaim sudah menanyakan langsung dengan mendatangi ke sekolah.
Pihak sekolah dalam penjelasannya mengaku sudah melunasi biaya akomodasi dengan menunjukan bukti pembayaran. Namun pengiriman uang dilakukan ke bagian marketing yang juga merangkap tour leader dari GTI, bukan ke rekening yang sudah disepakati saat MoU.
" Dari pihak sekolah mentransfer ke rekening tour leader (berinisial) TL. Padahal di MoU sudah dijelaskan bahwa pembayaran harus melalui rekening yang sudah ditentukan," ujar Jimmy.
" Dari keterangan sekolah tur akan di reschdule (dijadwal ulang) sambil mencari tahu keberadaan tour leader tersebut. Ya, betul (TL) adalah marketing merangkap Tour leader," sambungnya.
Karena alasan itu pihaknya tidak dapat memberangkatkan murid ke Yogyakarta karena perusahaan tidak menerima uang tersebut.
Sedangkan karyawan yang menerima uang oleh pihak sekolah tak bisa dihubungi sampai sekarang.
" Tour Leader sedang dikejar. Udah lapor polisi mereka itu," jelas dia.
Advertisement
Rontok 1,88%, IHSG Terkulai Lemas ke Level 6.031,28

Kenalan dengan 'Neon Moon II', Kapal Sampah dari Coldplay di Cisadane

Kasus Ijazah Gibran, Sudah Selesai atau Belum?

Menilik 5 Green Movement Seru di Synchronize Festival

Deal Lepas 10,08 Miliar, Low Tuck Kwong Tambah Porsi Lego Saham Bayan Resources ke Jhonlin Baratama


3 Suplemen yang Diam-Diam Bisa Mengganggu Tidur, Salah Satunya Sering Dikonsumsi

Dua Seniman Indonesia Raih Grand Prize MR.D.I.Y. Regional Art Competition 2026

Kenapa Tikus Suka Bersarang di Mesin Mobil, dan Cara Mengusirnya untuk Selamanya

7 Jenis Tanaman yang Bisa Mengundang Ular ke Halaman Rumah, Bukan karena Baunya


Kenalan dengan 'Neon Moon II', Kapal Sampah dari Coldplay di Cisadane
