7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele
Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?
Rumah Sakit Di Tule, Rusia (Mirror.co.uk)
Dream - Seorang perawat asal Rusia tengah menjadi perbincangan di media sosial. Sebabnya, dia bekerja hanya mengenakan pakaian dalam di balik alat pelindung diri transparan.
Perawat diketahui bernama Nadia, 23 tahun, menjadi viral setelah salah seorang pasien di rumah sakit di Tula, Selatan Moskow, mengambil foto dirinya. Kemudian Nadia mendapat hukuman dari kepala rumah sakit akibat perbuatannya karena tidak mematuhi persyaratan untuk pakaian medis.
Nadia sendiri mengatakan bahwa ia tidak menyadari bahwa APD yang dipakainya tembus pandang dan lingerie di dalamnya dapat dilihat jelas oleh orang lain.
Kementerian Kesehatan Regional tak menyalahkan bahwa ada salah satu perawat dari Tula Regional Clinical Hospital yang mendapatkan sanksi disiplin akibat ulahnya yang kemudian menjadi viral.
Hanya saja, mereka tak menjelaskan secara rinci bentuk hukuman apa yang diterima oleh si perawat.
Seorang pasien mengatakan para pasien pria tidak ada yang keberatan dengan pakaian yang dikenakan perawat tersebut.
Ketika menjadi pemberitaan media lokal, para pembaca harian Tula News rama-ramai memberi ucapan terhadap perawat itu.
" Setidaknya seseorang memiliki selera humor dalam kenyataan yang suram dan buram ini," kata pembaca bernama Sergey Ratnikov.
" Kenapa ditegur?" tanya pembaca lainnya, Albert Kuzminnov.
Seorang pendukung perawat itu bahkan mengatakan, " Semua orang meneriakinya, tetapi tidak ada yang memperhatikan bahwa dia berpakaian seperti ini karena panas."
" Mungkin Anda perlu berteriak pada manajemene.. karena tiada AC normal disini."
Warga setempat, Marina Astakhova menulis di media sosial;" Bagus sekali, ia membangkitkan suasana hati para pasien."
" Mengapa menghukum perawat, Anda perlu menghadiahinya," kata warga lainnya, Valery Kapnin, seperti dikutip Mirror, Jumat 22 Mei 2020.
Data worldmeters hari ini menunjukan, Rusia menjadi negara dengan kasus Covid-19 tertinggi kedua di dunia setelah AS. Negara yang dipimpin Vladimir Putin tersebut melaporkan 308.705 kasus Covid-19 dengan 2.972 kematian dan 85.392 pasien sembuh. Untuk wilayah Tula sendiri terdapat 2,637 kasus Covid-19 dengan 19 kematian.
Sumber: Mirror.co.uk
Advertisement
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?