Kenalan dengan 'Neon Moon II', Kapal Sampah dari Coldplay di Cisadane
Suara-Suara di DPR Soal Ijazah Gibran
Huawei Gandeng LinkAja, Pembayaran QRIS Bisa Lewat Smartwatch HUAWEI WATCH GT 7 Series
Gandeng Bilal Indrajaya, Lyodra Beri Pesan Tak Menyerah pada Album Terkunci Di Kamu
7 Jenis Tanaman yang Bisa Mengundang Ular ke Halaman Rumah, Bukan karena Baunya
Kenapa Tikus Suka Bersarang di Mesin Mobil, dan Cara Mengusirnya untuk Selamanya
Dua Seniman Indonesia Raih Grand Prize MR.D.I.Y. Regional Art Competition 2026
3 Suplemen yang Diam-Diam Bisa Mengganggu Tidur, Salah Satunya Sering Dikonsumsi
Ann Angeletti (Foto: Tangkapan Layar ABC)
DREAM.CO.ID - Ini cerita Ann Angeletti, wanita berusia 101 tahun, namun masih semangat dan tidak akan berhenti untuk mengurus bisnis perhiasannya. Ann Angeletti merupakan seorang pengrajin perhiasan lokal asal New Jersey, Amerika Serikat. Energinya membuat banyak orang kagum, meskipun sudah terbilang paruh baya, dia tetap bekerja di toko perhiasannya selama enam hari dalam seminggu.
Keterampilan bisnisnya yang tajam dan kecintaannya pada kerajinan telah teruji oleh waktu dalam banyak hal. Setiap minggu, Ann Angeletti selalu sibuk bergerak di sekitar Diamond District.
Ia masih menjalankan bisnisnya sendiri, Curiosity Jewelry di Cresskill, bersama putri dan cucunya. Ia selalu memperhatikan para pelanggannya dan selalu bekerja keras.
“ Kalau aku pensiun, aku akan mati,” ujar Angeletti dikutip dari ABC, Kamis, 23 Oktober 2025.
Ia mengatakan rahasia kesuksesannya adalah merawat diri sendiri. “ Kamu harus bangun, harus mandi, harus makan, harus menjaga dirimu. Kamu harus berolahraga,” kata Angeletti. “ Kalau kamu tidak suka dengan apa yang kamu lakukan, maka ubahlah.”
Saat masih kecil, ia berhenti sekolah untuk membantu keluarganya di toko kelontong milik mereka di Brooklyn. Ayahnya menjual es dari pintu ke pintu menggunakan gerobak yang ditarik kuda, bahkan sebelum lemari pendingin ditemukan.
“ Jangan lupa, aku sudah seratus tahun,” kata Angeletti.
Angeletti juga tak pernah tinggal di rumah sejak suaminya pergi berperang dalam Perang Dunia II. Ia langsung bekerja di galangan kapal Angkatan Laut, lalu menjadi pelayan restoran.
“ Aku sedang lewat, toko itu disewakan, lalu aku menelepon pemiliknya dan bertanya, berapa sewanya, dan dia bilang $85 per bulan di tahun 1964.”
Advertisement
Kenalan dengan 'Neon Moon II', Kapal Sampah dari Coldplay di Cisadane

Kasus Ijazah Gibran, Sudah Selesai atau Belum?

Menilik 5 Green Movement Seru di Synchronize Festival

Deal Lepas 10,08 Miliar, Low Tuck Kwong Tambah Porsi Lego Saham Bayan Resources ke Jhonlin Baratama

IHSG Dibuka Menguat, Investor Pantau Laporan Cadev RI


Kenapa Pekerjaan Baru di Usia 30-an Bisa Membuat Kita Merasa Bodoh Lagi?

Setir Mobil Tiba-Tiba Berat Diputar? Ini 4 Penyebab dan Cara Mengeceknya


Pepaya vs Mangga, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah dan Pencernaan?

Kenalan dengan 'Neon Moon II', Kapal Sampah dari Coldplay di Cisadane


Huawei Gandeng LinkAja, Pembayaran QRIS Bisa Lewat Smartwatch HUAWEI WATCH GT 7 Series