Kisah Wanita `Karier` Pendamping Rasulullah

Reporter : Ahmad Baiquni
Jumat, 19 Januari 2018 20:02
Kisah Wanita `Karier` Pendamping Rasulullah
Tidak ada syariat yang menghalangi seorang wanita berkarir di luar rumah.

Dream - Bagi sebagian Muslim, ada anggapan tugas wanita adalah mengurus urusan rumah tangga. Artinya, kewajiban wanita adalah mengerjakan urusan domestik mulai dari memasak, mencuci, sampai mengurus anak.

Bagi mereka, wanita tidak boleh bekerja di luar rumah. Kebutuhan para istri merupakan kewajiban suami untuk memenuhinya.

Lantas, benarkah wanita bekerja di luar rumah diharamkan?

Dikutip dari laman rumah fiqih Indonesia, Ustaz Ahmad Sarwat Lc. menjelaskan tidak ada aturan syariat yang membolehkan mengurung wanita di dalam rumah. Bahkan pandangan ini dianggap tidak sesuai dengan ajaran Islam.

Dalam beberapa hadis, Rasulullah Muhammad SAW bahkan melarang seorang suami tidak membolehkan istrinya sholat jemaah di Masjid. Salah satunya tertuang dalam hadis riwayat Abu Dawud dan Ibnu Khuzaimah.

Dari Ibnu Umar dia berkata, Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam bersabda, " Janganlah kamu mencegah perempuan-perempuan untuk pergi ke Masjid, sedangkan rumah mereka itu lebih baik bagi mereka."

Di masjid sudah pasti banyak orang laki-laki. Bahkan di Masjid Nabawi tidak ada hijab untuk memisahkan pria dan wanita. Sehingga tidak layaklah jika melarang wanita pergi ke masjid, apalagi sampai bekerja di luar rumah.

Wanita bekerja maupun beraktivitas di luar rumah sudah dicontohkan oleh istri Nabi Muhammad SAW yaitu Khadijah dan Aisyah. Khadijah adalah pebisnis yang kerap bepergian jauh.

Bahkan setelah menikah dengan Nabi Muhammad, kekayaan Khadijah digunakan sebagian untuk menunjang dakwah. Bisa dibayangkan, jika Khadijah tidak bekerja di luar rumah, bagaimana dengan dakwah Islam di masa-masa awal?

Sedangkan Aisyah adalah wanita yang aktif terlibat di sejumlah kegiatan Nabi. Semasa Rasulullah Muhammad SAW masih hidup, Aisyah kerap terlibat dalam sejumlah operasi perang ke luar Madinah.

Sepeninggal Rasulullah, Aisyah aktif mengajarkan ajaran Islam kepada para sahabat. Bisa dibilang, Aisyah adalah gurunya para sahabat.

Bahkan Aisyah pernah memimpin pasukan dalam Perang Jamal. Dari atas unta, Aisyah mengeluarkan perintah serangan kepada para tentaranya.

Di luar itu, ada banyak jenis pekerjaan yang hanya bisa dikerjakan oleh wanita. Beberapa di antaranya seperti bidan dan dokter kandungan. Sehingga butuh peran wanita untuk bekerja di luar rumah.

Selengkapnya...

Beri Komentar