Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?
Kalau Semua Informasi Ada di Socmed, Apa Alasan Kita Membaca?
Bisa Nggak Wahyu Ningsih Jadi CEO Microsoft?
Jika Guru Digaji Lebih Layak, Apakah Kualitas Pendidikan Indonesia Akan Meningkat?
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Ilustrasi (youtube.com)
Dream - Menjawab kritikan kelompok Anti-Muslim di dunia maya, sekelompok pemuda mempunyai cara unik melawannya. Bukan dengan kekerasan, para pemuda ini menangkal fenomena ini dengan humor.
Armero, seorang pemuda muslim memutuskan melawan ketidakadilan dan diskriminasi lewat pesan-pesan damai.
Sebuah video berjudul Muslim Read Hate Comment menjadi reaksi pemuda muslim terhadap komentar Islamophobia. Video ini dipicu penyerangan terakhir sebuah tempat penitipan anak di Islamic Society of Tampa.
"Teman Ahmad dan saya membaca komentar-komentar ini dan kami cukup gila, itu lucu," kata Nicolas Armero, salah satu produsen video kepada ABC Action mengutip laman Onislam, Senin, 11 April 2015.
Terinspirasi dari video `Celebrity Read Mean Tweet`, penonton video membaca komentar dalam Youtube bahkan dengan meninggalkan nama dan fotonya.
"Bakar semua dan deportasi mereka," komentar Cynthia Gallagher yang dijawab kocak oleh salah seorang muslim. "Saya lahir disini. Kemana lagi saya akan dideportasi," ujarnya enteng.
Selain melawan kebencian, video ini juga ingin menggambarkan muslim yang sebetulnya. Sekaligus menjelaskan persepsi keliru seputar Islam.
"Kami bukan hewan, kami bukan pasukan pembawa bomm kami bukan teroris," kata Hashim Armashi yang menuliskan komentarnya dalam video tersebut.
"Kami manusia, kami orang Amerika, kami pergi ke sekolah, dan kami pergi bekerja," tambahnya.
Menurut Armero, video ini memang sengaja dibuat untuk membangun kedamaian ke seluruh dunia.
"Kami ingin membuat konten menghibur yang tersebar luas, Orang akan rela menyebarkannya karena mengandung pesan ketidakadilan dan diskriminasi," ujar Armeri.
Survei terakhir menunjukan, muslim Amerika termasuk golongan masyarakat moderat di antara negara lain di dunia.
Advertisement

Mengapa Ada Pusar Bodong dan Pusar Masuk? Ini Penjelasan Ilmiahnya

Deforestasi Amazon Brasil Turun ke Level Terendah, Ini 5 Pelajaran yang Bisa Ditiru Indonesia

Cuma 10 Menit Olahraga Sehari Bisa Bikin Tidur Lebih Nyenyak, Ini Temuan Peneliti

Sering Tersengat Listrik Saat Memegang Gagang Pintu? Ini Penyebab dan Cara Mencegahnya

Jangan Remehkan Obrolan Basa-Basi, Ternyata Bisa Bantu Mengurangi Kesepian dan Menjaga Kesehatan

Sudah Makan tetapi Masih Lapar? Ini 7 Penyebab yang Perlu Anda Ketahui
