Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Cinky Priyanto (UMY.ac.id)
Dream - Siapa bilang prestasi hanya bagi mereka yang memiliki kelebihan materi. Hidup serba pas-pasan justru melecut semangat Cinky Priyanto, sarjana Teknologi Informasi Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY), meraih prestasi sebagai lulusan terbaik universitas dengan IPK 4.
Prestasi Cinky ini bisa dikatakan cukup istimewa. Sebab tidak banyak mahasiswa dari jurusan eksakta yang bisa meraih IPK 4. Cinky bukanlah dari golongan anak orang kaya. Ayahnya sudah meninggal sepuluh hari sebelum ia berangkat ke Yogyakarta, untuk memasuki masa kuliah di UMY.
Dengan begitu, segala kebutuhan dan biaya kuliah Cinky harus ditanggung sendiri oleh ibunya yang hanya berprofesi sebagai pedagang hasil pertanian.
Tidak mudah sebenarnya bagi Cinky menjalani masa kuliah hanya dengan bertumpu pada penghasilan ibunya. Terlebih lagi ia juga menjadi satu-satunya harapan keluarga, karena hanya dia seorang dalam keluarganya yang bisa melanjutkan pendidikan ke jenjang perguruan tinggi.
" Saya sarjana pertama di keluarga. Kakak saya tidak bisa melanjutkan ke perguruan tinggi karena masalah biaya. Sementara, sepuluh hari sebelum saya berangkat ke Jogja untuk kuliah, ayah saya meninggal. Jadi, ibu yang harus menanggung biaya kuliah saya," kata Cinky, yang baru lulus pada Sabtu, 19 Oktober lalu dikutip Dream.co.id dari laman UMY.ac.id.
Namun bagi Cinky, keterbatasan biaya dan ketiadaan sosok ayah tidak menjadikannya putus asa untuk meraih prestasi. Justru sosok sang ayah itulah yang ternyata menjadi sumber kekuatan utamanya meraih prestasi.
" Bapak pernah berkata pada saya, sebelum meninggal, agar saya tidak menjadi orang bodoh seperti bapak. Jadi dari sana saya bertekad terus belajar dan bisa menjadi anak yang membanggakan bagi orang tuanya," ujarnya.
" Sebenarnya kalau belajar di kelas saya tidak begitu serius. Santai saja. Tapi setelah keluar kelas, saya biasanya suka ketemu dosen untuk bantu-bantu pekerjaan dosen. Dan di sanalah, saya bisa lebih leluasa belajar dengan dosen," kata lelaki asal Pangandaran, Ciamis.
Sejak semester 5 Cinky juga sudah memiliki pekerjaan sendiri dalam bidang pembuatan software, aplikasi-aplikasi kantor, maupun segala hal yang terkait dengan TI sesuai dengan permintaan pelanggan. Namun semua itu ia lakukan dengan mempromosikan keahliannya lewat media sosial seperti facebook dan Blackberry Messenger (BBM).
Setelah melalui masa kuliah S1 dan meraih prestasi, Cinky berharap ia bisa mempunyai penghasilan sendiri dari keterampilan dan kemampuannya mengembangkan usaha pembuatan aplikasi.
" Tapi yang paling utama adalah memaksa ibu saya untuk berhenti kerja. Saya tidak tega melihat ibu bekerja terus, karena ibu sudah sepuh. Jadi saya harap bisa segera punya penghasilan sendiri, agar bisa membiayai hidup saya sendiri dan ibu saya." (Ism)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya