Ada Bukti DPR Tak Pernah Bahas Pasal 18 Ayat 3 PKPU
Dua Survei, Dua Wajah Kepuasan pada Pemerintah
Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya
AXIS Nation Cup 2026 Hadirkan Grand Final Futsal Pelajar, Laga Para Juara dengan Panggung Musik di Istora Senayan
Anak Ditinggal Sendirian saat Masih Kecil, Di Mana Batas Kebebasan dalam Pola Asuh?
Benarkah Sarden Kalengan Bukan Makanan Olahan? Ini Penjelasannya
Kalau Semua Informasi Ada di Socmed, Apa Alasan Kita Membaca?
Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%
Alhafizi Bersama Sang Ayah, Lalu Muhibban (Dream.co.id/Maulana Kautsar)
Dream - Remaja bertubuh mungil itu tersenyum malu-malu. Wajahnya terus menunjukkan rasa bahagia.
Sembari berjalan keluar dari ruang HM Rasjidi, Gedung Kementerian Agama di Jalan MH Thamrin, Jakarta Pusat, beberapa orang pria yang lebih tua darinya berjalan mengiringinya.
Lalu Muhammad Khairurozaq Alhafizi, nama remaja itu, yang tengah menjadi sorotan. Alhafizi menyisihkan puluhan peserta dari berbagai daerah di Indonesia.
Dia diumumkan menjadi pemenang lomba menghafal 10 Juz Alquran dalam gelaran Lomba Hafalan Alquran dan Hadis Pangeran Sultan bin Abdul Aziz Al Su'ud tingkat Nasional.
" Alhamdulillah syukur," kata Alhafizi kepada Dream, Kamis, 31 Maret 2016.
Menurut sang ayah, Lalu Muhibban, putranya diajarkan menghafal Alquran sejak kelas tiga sekolah dasar. Menurut Muhibban, proses belajar putranya tidak terlalu ketat.
Dia meminta putranya untuk menghafal Alquran seusai istirahat pulang sekolah. Perlahan tapi pasti, dalam hitungan satu tahun perjalanan menghafal Alhafizi berhasil memperoleh tujuh juz Alquran.
" Sehingga dalam setahun dia telah menghafal tujuh juz ditambah nomor ayatnya," kata Muhibban.
Muhibban mengatakan, proses hafalan yang dilakukan putranya bukan dimulai dengan paksaan. Muhibban meminta putranya mendasarkan proses hafalan pada niat untuk beribadah di jalan Allah.
" Saya menekankan, usahakan menghafalkan lillahi ta'ala. Untuk itu, terbawa sampai sekarang," ujar pria asal Dusun Brangkat, Desa Krongkong, Kabupaten Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat itu.
Alhafizi itu terus tersenyum. Tetapi, sebuah rintangan besar akan dihadapinya. Sebab, pada 18-20 April 2016 mendatang, dia akan menjadi wakil Indonesia dalam Lomba Hafalan Alquran dan Hadis Pangeran Sultan bin Abdul Aziz Alu Su'ud tingkat Asia Pasifik.
Meski begitu, misi juara bukanlah incaran sesungguh remaja 14 tahun itu. Sebab, ada misi mulia yang lebih tinggi ketimbang itu.
" Insya Allah selepas sekolah menengah tingkat pertama, saya dapat hafal 30 juz. Insya Allah," kata Alhafizi berharap. (Ism)
Advertisement
Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Dua Petani Indonesia Masuk Daftar 100 Pahlawan Perempuan FAO

Sepucuk Surat MSCI Bikin Rontok Bursa Saham RI


5 Kebiasaan Setelah Makan Malam yang Bisa Membantu Menjaga Gula Darah Semalaman

8 Kombinasi Makanan yang Bisa Membantu Tubuh Menyerap Lebih Banyak Nutrisi

5 Negara Paling Beragam Secara Etnis di Dunia, Nomor 1 Punya Lebih dari 800 Bahasa

8 Kebiasaan yang Diam-Diam Bisa Merusak Kesehatan Jantung Menurut Ahli



Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya