Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
Ilustrasi
Dream - Mengenakan hijab untuk pertama kalinya, apalagi di negara di mana muslim minoritas, membutuhkan perjuangan ekstrakeras. Banyak cerita bagaimana masyarakat menatap aneh bahkan langsung menjauh begitu seorang muslimah mengenakan hijab.
Miriam Hatibi, penulis lepas di situs mvslim.com, termasuk salah satu muslimah yang baru saja menemukan keberanian untuk memakai hijab.
Menurut Hatibi, keputusan memakai hijab memerlukan banyak waktu dan pikiran. Namun setelah melalui serangkaian tahapan, Hatibi akhirnya berani memakai hijab.
Gadis asal Maroko yang lahir dan besar di Barcelona, Spanyol, ini kemudian mengungkapkan tahapan-tahapan yang dilaluinya hingga memakai hijab.
Tahap Pertama: Meyakinkan diri sendiri
" Pertama yang saya lakukan adalah mencari makna sebenarnya dari hijab. Setelah itu menanyakan pada diri sendiri bahwa itu adalah sesuatu yang benar-benar ingin saya lakukan yang berlaku seumur hidup. Saya memikirkan semua konsekuensi dan membuat keputusan akhir."
Tahap Kedua: Menceritakan kepada orang lain
" Saya hanya melakukannya ketika saya seratus persen yakin bahwa saya akan memakainya terlepas dari apa yang mereka katakan. Sampai saat ini, salah satu bagian tersulit dari proses ini adalah harus memberitahu orang-orang tentang penampilan kita yang berubah. Bukan hanya memberitahu tentang perubahan penampilan tetapi juga sikap. Kadang sulit membuat semua orang paham dan menghargai keputusan kita.
Tahap Ketiga: Menyingkirkan yang tidak dibutuhkan
" Bagian ini membuat saya patah hati karena hobi belanja jeans, rok pendek, celana ketat dan kaos harus dihilangkan. Saya menyadari saya tidak bisa memakainya lagi, jadi saya harus menjual atau memberikannya kepada orang lain. Saya bahkan sempat menangis ketika menjual gaun pendek warna biru favorit saya yang hanya terpakai sekali dalam hidup saya."
Tahap Keempat: Membeli yang dibutuhkan
" Hobi belanja saya telah kembali. Namun kali ini berbeda. Meski tidak bisa membeli yang seksi-seksi, tetapi saya masih bisa memadupadankan beberapa koleksi lama dengan berbagai pakaian panjang dan hijab yang saya kenakan. Sehingga saya masih bisa tampil bergaya."
Tahap Kelima: Berburu tutorial di Youtube
" Agar bisa tampil lebih bergaya, saya berburu tutorial video memakai hijab yang baik dan benar tetapi tidak terkesan monoton yang banyak bertebaran di Youtube."
Tahap Keenam: Selalu percaya diri
" Inilah bagian yang paling mudah. Bila Anda yakin tentang apa yang Anda lakukan, tidak satu pun yang dapat membuat Anda berpikir sebaliknya. Anda harus memiliki keyakinan diri bahwa berhijab akan membuat hidup lebih tenang dan bermakna. Anda juga akan tampil lebih anggun meski harus kehilangan 15 persen sisi glamor yang sebelumnya terlihat pada penampilan Anda."
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya

7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam