Bisakah Menunda Menopause hingga Usia 60 Tahun? Ini Kata Para Ahli
Seberapa Dalam Lautan Bumi? Titik Terdalamnya Bisa Menenggelamkan Gunung Everest
3 Tanda Tubuh Cukup Serat Tanpa Harus Menghitung Setiap Gram
Kenapa Orang Tua Selalu Bilang Anak Zaman Sekarang Makin Buruk? Ini Kata Penelitian
Burnout Orang Tua Bisa Memicu Pengasuhan yang Keras, Kenali Tanda-Tandanya Sejak Dini
Tandyo Budi Revita: Petarung dari Pajang di Pucuk TNI AD
Bisa Nggak Wahyu Ningsih Jadi CEO Microsoft?
5 Makanan Olahan yang Bisa Dikonsumsi Setiap Minggu untuk Membantu Menjaga Kolesterol
Ilustrasi (Foto: Shutterstock.com)
Dream - Hati yang keras akan sulit menerima kebenaran. Pemiliknya juga enggan melakukan kebaikan kepada sesamanya.
Nasihat demi nasihat banyak terucap kepada pemilik hati yang keras. Sayangnya, hikmah dari tiap nasihat teracuhkan begitu saja.
Tentunya, hati yang keras haruslah dilunakkan dengan beberapa jalan ini. Bukan dengan kekerasan, namun dengan perbuatan dan amalan penuh hikmah.
Kiat pertama adalah dengan meninggalkan segala hal yang tidak atau kurang bermanfaat.
Gantilah dengan segala kegiatan bermanfaat seperti mendatangi majelis-majelis keilmuan. Juga mendatangi majelis-majelis zikir. Sehingga kita semakin termotivasi untuk beribadah.
Kiat kedua yaitu dengan mengingat suatu saat setiap makhluk akan mati.
Ingat akan kematian bisa mencegah manusia dari berbuat kemaksiatan, juga menghilangkan kecondongan pada urusan duniawi serta meringankan ujian di dunia ini.
Kiat ketiga dengan menyaksikan orang yang sedang menghadapi sakaratul maut.
Keadaan itu bisa menjadi renungan bagi kita, kelak semua yang sudah kita lakukan harus dipertanggungjawabkan.
Dalam sebuah riwayat, Hasan Al Bashri pernah menjenguk orang yang sedang sekarat. Dia mengamati begitu menderitanya orang yang rohnya sedang diambil, hingga akhirnya tinggal jasad yang terbaring.
Melihat kejadian itu, Hasan Al Bashri pulang ke rumah dengan raut muka yang berbeda dibanding waktu dia berangkat. Keluarganya berusaha membujuknya dan menawari makanan.
" Makan dan minumlah makanan punya kalian. Baru saja aku melihat orang meninggal. Aku akan selalu beramal baik hingga aku menjumpai kematian itu," kata Hasan Al Bashri.
Jika sudah mencoba tiga kiat di atas namun merasa masih sulit, ada baiknya melakukan anjuran Rasulullah Muhammad SAW dengan berziarah kubur. Seperti disampaikan Rasulullah dalam sabdanya berikut.
" Berziarahlah kalian ke kuburan-kuburan. Karena hal tersebut dapat mengingatkan kematian dan akhirat serta menjadikan hati zuhud (menjaga jarak) dengan dunia."
Advertisement

Diagnosis ADHD dan Autisme Meningkat Tajam, Studi Besar Ungkap Perubahan Siapa yang Terdiagnosis

Kuku Tiba-Tiba Memerah? Perubahan Kecil Ini Bisa Jadi Tanda Penyakit Tersembunyi

Orang Tua Baru Rentan Burnout, Riset Menunjukkan Kerja Sama Pasangan Bisa Jadi Penangkalnya

Megalodon Pernah Jadi Raja Lautan, Mengapa Predator Raksasa Ini Akhirnya Punah?

Bisakah Menunda Menopause hingga Usia 60 Tahun? Ini Kata Para Ahli

Seberapa Dalam Lautan Bumi? Titik Terdalamnya Bisa Menenggelamkan Gunung Everest

3 Tanda Tubuh Cukup Serat Tanpa Harus Menghitung Setiap Gram