Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?
Kalau Semua Informasi Ada di Socmed, Apa Alasan Kita Membaca?
Bisa Nggak Wahyu Ningsih Jadi CEO Microsoft?
Jika Guru Digaji Lebih Layak, Apakah Kualitas Pendidikan Indonesia Akan Meningkat?
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Maha Abou Susheh, Wanita Palestina Yang Ditunjuk Jadi Konsul Kehormatan RI (alsafeernews.com)
Dream - Hubungan diplomatik antara Indonesia dengan Palestina resmi dibuka. Ini ditandai dengan penunjukan Maha Abou Susheh sebagai Konsul Kehormatan RI untuk Palestina oleh Presiden Joko Widodo.
Penunjukan ini disaksikan langsung oleh para negara anggota Organisasi Kerjasama Islam (OKI) Luar Biasa yang digelar di Jakarta kemarin. Langkah ini juga menunjukkan ke mata dunia tentang niat serius Indonesia mewujudkan Palestina yang merdeka.
Maha Abou Susheh, nama yang memiliki pengaruh besar di Palestina. Dia adalah seorang pengusaha yang mendirikan Forum Pengusaha Wanita Palestina (BWF).
Meski seorang pengusaha, Susheh telah lama dikenal sebagai aktivis. Sejak berkuliah di universitas terbesar Palestina, Universitas Birzeit di Ramalah, dia sudah menunjukkan jiwa aktivis.
Sebagai pengusaha, Susheh memegang kendali beberapa perusahaan besar di Palestina. Dia juga menjadi kepala perusahaan agen tunggal mobil Peugeot asal Perancis di Palestina.
Pada 2006, dia bersama sejumlah pengusaha wanita Palestina mendirikan BWF. Lembaga ini bukan tempat kongkow para sosialita dan jauh dari kesan hura-hura.
BWF didirikan dengan misi memperjuangkan kesejahteraan kaum wanita Palestina. Lembaga ini banyak memberikan bantuan kepada para wanita untuk membangun Usaha Kecil dan Menengah (UKM).
Lembaga ini sangat membantu warga Palestina, terutama kaum wanita untuk lepas dari keterpurukan di bidang ekonomi. Hal ini mengantarkan Susheh dekat dengan sejumlah pejabat Palestina, terutama Presiden Mahmoud Abbas dan Perdana Menteri Rami Hamdallah.
Di bawah kepemimpinan Susheh, BWF berkembang dengan pesat hingga membuka beberapa cabang tersebar di beberapa kota di Palestina. Pergerakannya membuat dunia terkagum, hingga PBB menjadi salah satu donatur bagi program-program BWF. (Ism)
Advertisement

Berawal dari Penyakit Misterius dan Mayat Membusuk, Begini Sejarah Mitos Vampir yang Mendunia

3 Jenis Makanan yang Sebaiknya Dihindari Sebelum Olahraga, Menurut Ahli Gizi

IHSG Dibuka Menguat Tipis, Investor Waspadai Aksi Profit Taking

Sering Minum Boba? Ini 5 Dampaknya bagi Tubuh, dari Gula Darah hingga Asupan Antioksidan

Mengapa Ada Pusar Bodong dan Pusar Masuk? Ini Penjelasan Ilmiahnya

Mau Nonton Grand Final AXIS Nation Cup 2026? Ini Cara Daftar dan Datang ke Istora Senayan

Sambut Tren Warna 2027, JOTUN Hadirkan 24 Warna dalam Koleksi JOURNEYS