Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Kaum Muslim Di Jepang (www.japantimes.co.jp/)
Dream - Mohsen Bayoumy menjadi salah satu saksi sejarah perkembangan Islam di Jepang. Pendakwah yang menjadi imam masjid di Kota Osaka tersebut datang ke Negeri Sakura ini 14 tahun silam.
" Saya menyaksikan 600 warga Jepang masuk Islam," kata Bayoumy dikutip Dream dari laman On Islam.
Pria yang lahir di pingiran Kota Kairo pada 1964 ini pertama kali datang ke Jepang tahun 2000. Kala itu, lulusan Universitas Al Azhar yang sudah hapal Alquran sejak usia sembilan tahun ini menjejakkan kaki di Kobe, sebelum akhirnya pindah ke Osaka.
Sebelumnya, Bayoumy hanya tahu sedikit soal Jepang. Yang dia kenal, Negeri Matahari Terbit itu merupakan negara dengan perkembangan ekonomi tercepat sesudah Perang Dunia II. Dan kala pertama kali datang itu, dia hanya melihat sedikit masjid, yang paling tua berdiri di Kobe yang dibangun tahun 1935.
Pertumbuhan tercepat jumlah Muslim di Jepang terjadi dekade 1980-an. Peningkatan jumlah kaum Muslim di Jepang kala itu ditunjang dengan banyaknya imigran yang datang dari Pakistan dan Indonesia, yang rata-rata datang untuk mencari kerja. Beberapa di antara mereka menikahi penduduk lokal dan lama-kelamaan menjadi penduduk tetap.
Setelah tinggal di Kobe selama 10 tahun, Bayoumy melihat peningkatan jumlah penduduk asli Jepang yang masuk Islam setelah menikah dengan pendatang Muslim maupun mereka yang secara khusus tertarik dengan ajarannya.
Tahun demi tahun Islam semakin mengakar dalam masyarakat Jepang. Dan saat ini jumlah Muslim di Jepang diperkirakan sudah lebih dari 120.000 jiwa. Dan saat ini sudah berdiri lebih dari 60 masjid di sana.
Bayoumy mengaku tak mudah menyebarkan Islam di Jepang. Terlebih lagi setelah pengeboman Menara World Trade Center di New York, Amerika Serikat, pada 2001 silam. Namun, dengan menunjukkan ajaran Islam yang sebenarnya, upaya dakwah terus berjalan lancar. (Ism)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?

4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele


Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya