Muncul Keraguan Lanjut atau Hentikan Sholat, Batal?

Reporter : Ahmad Baiquni
Selasa, 26 Desember 2017 18:02
Muncul Keraguan Lanjut atau Hentikan Sholat, Batal?
Biasanya, sholat kita diganggu hal-hal yang perlu segera ditangani seperti tangis anak.

Dream - Saat kita sedang sholat, kadang terganggu oleh satu dua hal. Jika kamu seorang orang tua, salah satu hal yang paling sering terjadi adalah anak menangis.

Timbul keinginan dalam diri kita untuk menghibur si anak agar berhenti menangis. Tetapi, posisi kita sedang sholat sehingga tidak bisa.

Alhasil, muncul keraguan apakah membatalkan sholat lalu mendiamkan anak sebentar atau menyelesaikan. Ketika keraguan ini muncul, apakah sholat sudah dinyatakan batal?

Dikutip dari laman konsultasi syariah, Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah dalam kitab Syarhul Umdah, menjelaskan terdapat perbedaan pandangan di lingkungan ulama terkait masalah ini. Setidaknya, ada tiga pendapat yang muncul.

Pendapat pertama menyatakan sholat sudah batal begitu muncul keraguan. Pendapat ini diketengahkan oleh Al Qadhi Abu Ya'la dan Imam As Syafi'i. Disebutkan dalam kitab Al Mughni,

" Al Qadhi mengatakan, 'Bisa jadi batal', dan ini pendapat Imam As Syafi'i. Karena mempertahankan niat merupakan syarat sah. Sementara keraguan, berarti niatnya tidak bertahan. Sehingga mirip seperti orang yang sholat lalu berniat untuk membatalkannya."

Pendapat kedua, sholatnya batal jika niatnya untuk membatalkan sholat begitu kuat.

Sedangkan pendapat ketiga, sholat tidak batal. Pendapat ini dipegang oleh ulama mazhab Hambali.

Ibnu Qudamah dalam Al Mughni menyebutkan,

" Untuk kasus ragu ingin membatalkan sholat, menurut Ibnu Hamid, 'Sholat tidak batal, karena keraguan ini masuk setelah niat yang yakin, sehingga keyakinan ini tidak hilang dengan keraguan, sebagaimana ibadah lainnya."

Selengkapnya...

Beri Komentar