Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Foto Ilustrasi Muslimah Bermain Sepakbola
Dream - Makin banyak muslimah di belahan dunia yang mengenakan hijab. Tapi tak jarang juga dari mereka belum mendapatkan hak serupa dengan wanita lainnya karena menggunakan hijab, terutama hijabers di negara kawasan barat.
Seperti yang dialami gadis asal Amerika Serikat, Samah Aidah. Dia tidak diizinkan bermain sepakbola bersamanya timnya Denver Overland Trailblazers karena memakai hijab. Samah dilarang oleh wasit dengan alasan bahaya kalau bermain bola menggunakan hijab.
Melihat Samah diperlakukan tidak adil, teman-temannya di timnya yang tergabung di Overland High School, Colorado, AS, melakukan aksi protes dengan mengggunakan kerudung di lapangan bola.
Foto yang diambil satu hari sebelum pertandingan --saat pelarangan berjilbab di lapangan bola ditetapkan si wasit-- kemudian diunggah ke Twitter, oleh salah satu anggota timnya, Divine Davis.

" Kami tidak akan membiarkan Samah sendirian. Jadi hari ini kita semua memakai hijab untuk pertandingan ini #lovemyteam #letsamahplay," tulis Divine sambil menggugah foto itu di akun pribadinya.
Ternyata status Divine langsung disambut positif jagat Twitter. Foto yang diunggah Divine di-retweet lebih dari 40 ribu pengguna Twitter.
Gelombang simpati dan protes atas perlakukan diskriminasi terhadap Saman terus mengalir. Sampai akhirnya Samah diizinkan wasit bermain bersama timnya walaupun menggunakan hijab.
Diketahui, Lembaga Sepakbola Internasional, FIFA memang pernah membuat larangan perempuan berhijab terjun ke lapangan di 2007. FIFA beralasan kalau hijab bisa berpotensi untuk menimbulkan cidera kepala atau leher.
Tapi larangan itu akhirnya dicabut pada Maret 2014, setelah FIFA melihat banyaknya muslimah yang suka bermain sepakbola. Meski begitu masih saja ada wasit yang tidak mengizinkan wanita berhijab ikut bertanding dalam kompetisi sepakbola dengan alasan berbahaya.
(Ism, Sumber: Nydailynews)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?

4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele


Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya