Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Ayu Dyah Andari Di Depan Salah Satu Butiknya (Sumber : Ayudyahandari.blogspot.com)
Dream - Pilihan untuk berkarya sesuai passion ternyata tidak selalu berjalan mulus bagi perancang muda, Ayu Dyah Andari. Bukan tanpa alasan jika keluarga dan orang-orang terdekatnya lebih mendukungnya untuk berkarir sebagai seorang profesional. Bukan sebagai perancang busana.
Mengawali karir sebagai karyawan di perusahaan multinasional ternama selama 3 tahun, tidak dapat menutupi hasratnya menekuni dunia fesyen secara serius. Di saat yang bersamaan, Ayu tengah cuti hamil. Dorongan untuk kembali ke bidang yang sangat digemarinya itu kian kuat.
Peraih predikat cum laude dari Universitas Gadjah Mada jurusan Teknik Industri ini butuh waktu sekitar 2 tahun, untuk membulatkan tekad meninggalkan karirnya di dunia profesional. Usahanya untuk terus meyakinkan diri sendiri dan orang tua akhirnya berbuah hasil.
Tepat pada Februari 2012, Ayu pun memutuskan berkarya sebagai seorang perancang busana. Dengan mengusung desain otentik dan original melalui permainan detil bordir handmade seakan merepresentasikan desain khas Ayu Andari.
Bahkan ibu dari satu puteri ini tidak ragu untuk mengusung keindahan desain khas Palembang serta khais khas seperti songket, tajung, dan belongsong.
Paduan karya dan ide orisinalnya inilah yang kemudian membawanya menjadi desainer yang meraih sejumlah penghargaan prestisius. Seperti 10 besar Finalis Fashion Enterpreneur Indonesia Fashion Week (IFW), memeragakan karyanya di ajang Jakarta Fashion and Food Festival.
Selain itu enam gaun karya Ayu juga terpilih untuk dikenakan di ajang bergengsi Miss World 2013. Bahkan perusahaan teknologi kenamaan, Microsoft mendapuk Ayu sebagai salah satu wiraswasta perempuan yang berpengaruh.
Kini karya-karya Ayu dapat ditemui melalui tiga lini produk yakni Ayu Andari Couture, Anishafa, dan Alyaneva. Melalui ketiga brand tersebut, Ayu berharap karyanya dapat menjadi sumber energi untuk terus berkarya sesuai passion dan mimpi masa kecil. (Ism)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?

4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele


Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya