Jalan Ekonomi Hijau Indofood
Orang Pintar Juga Bisa Luput Melihat dan Memahami Hal Sepele, Ini Penjelasan Ilmiahnya
JK di NIU: Transisi Energi Hijau Tak Mudah, Butuh Koloborasi Pemerintah dan Dunia Usaha
Jarang Minum Air Putih Setelah Bangun Tidur? Ini 6 Dampaknya bagi Tubuh
Cara Menyiapkan Mental Sebelum Melakukan Downsizing atau Downgrading, Hal Apa yang Harus Jadi Prioritas?
5 Latihan Tanpa Beban yang Bisa Membantu Membentuk Otot Setelah Usia 50 Tahun
6 Pelajaran Hidup Gen Z yang Perlu Dipelajari Oleh Generasi yang Lebih Tua, Bantu Hidup Lebih Tenang
Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Dream - Masih ingat iklan sampo yang hits satu ini? Pada era 2000-an awal, iklan di televisi menjadi salah satu media paling menguntungkan untuk memasarkan suatu produk. Saat itu, orang-orang masih bersemangat untuk menonton televisi bahkan memperhatikan setiap iklannya.
Pada era itu, para pengusaha menggandeng para artis terkenal di mendapatkan perhatian dari masyarakat. Salah satunya iklan sampo Lifeboy ini. Dulu, iklan ini menggandeng seorang penyanyi dangdut terkenal dan disegani semua orang.
Namun lambat laun, siapa sangka pedangdut itu justru dibully oleh para netizen karena sikapnya yang selalu kontroversial. Bahkan, sikapnya yang kontroversi itu diduga membuat anak dari sang pedangdut depresi dan hampir bunuh diri. Penasaran siapa dia dan bagaimana kabarnya sekarang? Yuk, simak potretnya berikut ini!
Ia beberapa kali dicap arogan dan sombong oleh netizen. Hal itu pun berpengaruh pada kehidupan pribadinya. Terutama pada sang putra Devano Danendra. (Instagram isdahalia)
Hak Cipta © DREAM.CO.IDAdvertisement

Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?

4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele


Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia


Orang Pintar Juga Bisa Luput Melihat dan Memahami Hal Sepele, Ini Penjelasan Ilmiahnya

JK di NIU: Transisi Energi Hijau Tak Mudah, Butuh Koloborasi Pemerintah dan Dunia Usaha