Jalan Ekonomi Hijau Indofood
Orang Pintar Juga Bisa Luput Melihat dan Memahami Hal Sepele, Ini Penjelasan Ilmiahnya
JK di NIU: Transisi Energi Hijau Tak Mudah, Butuh Koloborasi Pemerintah dan Dunia Usaha
Jarang Minum Air Putih Setelah Bangun Tidur? Ini 6 Dampaknya bagi Tubuh
Cara Menyiapkan Mental Sebelum Melakukan Downsizing atau Downgrading, Hal Apa yang Harus Jadi Prioritas?
5 Latihan Tanpa Beban yang Bisa Membantu Membentuk Otot Setelah Usia 50 Tahun
6 Pelajaran Hidup Gen Z yang Perlu Dipelajari Oleh Generasi yang Lebih Tua, Bantu Hidup Lebih Tenang
Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Dream – Masih ingat dengan kisah Serda Ucok? Pemilik nama lengkap Serda Ucok Tigor Simbolon itu merupakan mantan anggota Kopassus Grup II Kandang Menjagan Kartasura yang viral pada tahun 2013 silam. Ia dipecat dari TNI hingga menjalani hukuman penjara karena telah membunuh 4 orang tahanan di Lapas Kelas II B Cebongan Sleman, Yogyakarta.
Kasus pembunuhan itu terjadi sebagai upaya balas dendam atas tewasnya sahabat Serda Ucok yang bernama Serka Heru Santoso dan Sertu Sriyono. Pelaku pengroyokan itu diketahui merupakan sindikat preman yang sangat meresahkan warga Yogyakarta pada saat itu. Atas kasus tersebut, Serda Ucok divonis hukuman 11 tahun penjara karena telah terbukti mengeksekusi empat tahanan.
Belakangan, namanya kembali bikin geger di tengah penyidikan peristiwa tewasnya Brigadir J. Mengapa demikian? Daripada penasaran simak beberapa ulasannya berikut ini!
Terkait viralnya video tersebut, Kepala Dinas Penerangan TNI Angkatan Darat (Kadispenad) Brigjen TNI Tatang Subarna memberikan klarifikasi jika video tersebut adalah hoaks dan upaya adu domba antara TNI dan Polri. (Tiktok)
Hak Cipta © DREAM.CO.IDAdvertisement

Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?

4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele


Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia


Orang Pintar Juga Bisa Luput Melihat dan Memahami Hal Sepele, Ini Penjelasan Ilmiahnya

JK di NIU: Transisi Energi Hijau Tak Mudah, Butuh Koloborasi Pemerintah dan Dunia Usaha