Orang Pintar Juga Bisa Luput Melihat dan Memahami Hal Sepele, Ini Penjelasan Ilmiahnya
JK di NIU: Transisi Energi Hijau Tak Mudah, Butuh Koloborasi Pemerintah dan Dunia Usaha
Jarang Minum Air Putih Setelah Bangun Tidur? Ini 6 Dampaknya bagi Tubuh
Cara Menyiapkan Mental Sebelum Melakukan Downsizing atau Downgrading, Hal Apa yang Harus Jadi Prioritas?
5 Latihan Tanpa Beban yang Bisa Membantu Membentuk Otot Setelah Usia 50 Tahun
6 Pelajaran Hidup Gen Z yang Perlu Dipelajari Oleh Generasi yang Lebih Tua, Bantu Hidup Lebih Tenang
Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Dream – Nadya Suleman merupakan seorang ibu yang pernah viral lantaran melahirkan delapan anak kembar pada 2009 silam. Kisahnya pun mendadak jadi sorotan sebab ia tak memiliki seorang suami.
Pasalnya, Suleman mendapatkan janin-janin tersebut setelah seorang dokter menyuntikkan 12 embrio ke dalam rahimnya. Dari 12 embrio tersebut, delapan diantaranya berhasil tumbuh menjadi janin.
Sebelumnya, Suleman telah memiliki enam orang anak. Sehingga total anaknya berjumlah 14 orang. Ia pun harus membiayai sendiri ke-14 anaknya. Hal itu jugalah yang membuat Suleman merasa stres lantaran ia mengalami kebangkrutan.
Lalu setelah hampir 13 tahun berlalu, Suleman kembali membagikan kabar bahagia mengenai anak-anaknya. Seperti apa potretnya? Simak ulasannya berikut ini.
Suleman pun mulai kembali menata kehidupannya. Ia memilih menjadi seorang konselor bagi orang-orang yang kecanduan minuman keras. Ia juga kembali merawat anak-anaknya yang kini mulai tumbuh remaja. (Foto: Instagram/nataliesuleman)
Hak Cipta © DREAM.CO.IDAdvertisement

Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?

4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele


Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia


Orang Pintar Juga Bisa Luput Melihat dan Memahami Hal Sepele, Ini Penjelasan Ilmiahnya

JK di NIU: Transisi Energi Hijau Tak Mudah, Butuh Koloborasi Pemerintah dan Dunia Usaha