Ilustrasi (novostivolgograda.ru)
Dream - Penyamaran menjadi satu kemampuan yang wajib dikuasai anggota Tentara Nasional Indonesia (TNI). Kemampuan ini diperlukan agar seorang prajurit mampu menyelinap masuk ke wilayah musuh tanpa diketahui.
Warna hijau pada seragam prajurit TNI dimaksudkan agar mereka tidak mudah terlihat ketika berada di medan hutan. Untuk menyempurnakan penyamaran, para prajurit akan menambahkan dedaunan dan rumput hijau.
Dedaunan dan rumput yang dipilih tak bisa sembarangan. Jika keliru, alat penyamaran dapat mengundang kedatangan hewan herbivora.
Pelatihan semacam inilah yang dibagikan akun Instagram @junior_obet005. Akun tersebut menulis dalam keterangan foto, " Di dalam pendidikan pelatih selalu menekankan kepada semua para siswa agar pintar dalam memilih rumput samaran."
Dalam video itu terlihat beberapa prajurit TNI sedang berlatih menyamar. Tubuh mereka ditutupi secara sempurna oleh daun dan rumput.
© Ilustrasi (novostivolgograda.ru)
Terlihat pula dua ekor kambing yang digembalakan di dekat lokasi para prajurit latihan. Fungsi kambing itu untuk mencari tahu prajurit yang salah menggunakan dedaunan atau rerumputan.
Salah satu prajurit yang menggunakan tumbuhan yang biasa dikonsumsi kambing pun terdeteksi. Dua kambing itu menghampiri dan memakan tumbuh-tumbuhan yang dia kenakan.
Merasa kesal karena penyamarannya gagal, prajurit tersebut menendang kambing itu.
Beragam komentar pun dari pengikut akun itu.
" Wkwkwk. Rebutan rumput sama embek," tulis akun @anastasia.juan.
" Tentara, ah rese lu," tulis @fadjare.
(Beq)
© Ilustrasi (novostivolgograda.ru)
Advertisement

Cara Mendidik Anak agar Menjadi Pekerja Keras dan Tidak Mudah Menyerah

Benarkah Setiap Kopi Hitam Memiliki Kandungan Kafein Berbeda-beda? Ini Alasannya

Suku Vandal dari Eropa dan Asal-Usul Kata “Vandalisme” untuk Mengartikan Kekerasan

Lebih Baik Menggunakan Pakaian Longgar atau Ketat Saat Berolahraga?


Enrique Maluku: Pelaut yang Disebut sebagai Pengeliling Dunia Pertama, tetapi Kurang Dikenal

Cara Agar Anak Tidak Tumbuh Menjadi Pribadi yang Manja dan Menyebalkan