(Foto: Shutterstock)
Dream - Mimpi biasanya datang begitu saja di saat kita tertidur. Kita tak bisa mengatur kapan ingin bermimpi dan tidak. Apalagi meminta hanya mendapatkan mimpi baik saja.
Mimpi yang indah memang dapat bikin hati terasa tenang dan bahagia. Sebaliknya, jika mimpi buruk yang datang, kamu akan merasa sedih, gelisah, bahkan ketakutan.
Segelintir orang menilai mimpi hanya buah tidur, tapi tak sedikit juga yang menganggap sebuah mimpi adalah masalah yang perlu ditelusuri kebenarannya.

Ternyata Rasulullah SAW menjelaskan kepada umatnya kalau kita mendapatkan sebuah mimpi harus tetap memperhatikan cara menanggapinya dengan benar.
Pesan Rasulullah SAW itu sendiri berupa:
1. Jika mimpi buruk, hendaknya meludah ke sebelah kiri sebanyak tiga kali
2. Bila mimpi buruk, berlindunglah (memanjatkan doa)
3. Jika mimpi baik jangan diceritakan kecuali orang tertentu
4. Jangan menceritakan mimpi buruk terhadap siapa pun
Baca alasan keempat poin tersebut lengkapnya di sini.
(Sah)
Kirimkan cerita inspiratif kamu ke komunitas@dream.co.id, dengan syarat dan ketentuan sebagai berikut:
1. Lampirkan satu paragraf dari konten blog/website yang ingin di-publish
2. Sertakan link blog/web
3. Foto dengan ukuran high-res (tidak blur)
Advertisement

Tak Peduli Laki-Laki atau Perempuan, Ini Alasan Mengapa Setiap Orang Harus Bisa Memasak

Mengapa Orang Bersepeda Lebih Banyak Menggunakan Pakaian yang Ketat?

Budaya Ngopi di Indonesia Serta Sejarah Masuk Minuman Hitam Nan Nikmat Ini
7 Makanan yang Sering Dikira Ultra-Processed Food, Padahal Belum Tentu

Dead Butt Syndrome: Ketika Terlalu Lama Duduk Membuat Otot Bokong “Lupa” Bekerja

Orang Indonesia Sebenarnya Tergolong Ras Apa? Ketahui Faktanya di Sini

Kapan Waktu Terbaik Minum Kopi agar Tetap Berenergi tetapi Tidak Mengganggu Tidur?