Dream - Kasus Ketua Komite Perempuan, Remaja dan Keluarga Majelis Ulama Indonesia (MUI), Istibsyaroh, yang berkunjung ke Israel masih dalam proses penyelesaian. Saat ini MUI sedang menunggu jawaban tertulis Istibsyaroh.
" Saya sudah berkirim surat dan saya sudah minta penjelasan tertulis dari beliau apa yang sudah terjadi," kata Sekretaris Jenderal MUI, Anwar Abbas, di Jakarta, Jumat 3 Februari 2017.
Anwar mengatakan, MUI sengaja mengirimkan surat agar mendapatkan penjelasan yang komprehensif mengenai maksud dan tujuan Istibsyaroh ke Israel. Tetapi, hingga Kamis kemarin belum ada jawaban.
" Sudah dikirim tapi belum dijawab," ucap dia.
Anwar menambahkan, persoalan ini sebenarnya dapat segera ditangani oleh MUI. Sayangnya, polemik terkait ucapan terdakwa dugaan penistaan agama Basuki Tjahaja Purnama kepada KH Ma'ruf Amin cukup menghambat penyelesaian kasus tersebut.
" Ini coba diselesaikan satu-satu," ucap dia.
MUI sempat menggelar rapat membahas persoalan ini pada 24 Januari 2017 lalu. Rapat itu memutuskan akan memanggil Istibsyaroh untuk meminta penjelasan. Tetapi, pemanggilan tersebut harus tertunda lantaran menunggu kepulangan Istibsyaroh dari ibadah umroh.
Kunjungan Istibsyaroh ke Israel terlacak dari laman resmi milik Kementerian Luar Negeri Negeri Bintang David tersebut. Istibsyaroh terlihat duduk bersebelahan dengan Presiden Israel Reuven Rivlin. Kunjungan tersebut diketahui terselenggara atas inisiatif lembaga lobi Yahudi di Australia AIJAC.
Advertisement

Kemnaker Sesuaikan Regulasi Ketenagakerjaan Imbangi Dinamika Dunia Kerja


Model AI Meta Retas Perusahaan Lain Saat Uji Coba Keamanan Siber, Apa Dampaknya untuk Kita?

Bukan 17 Agustus, Ini Kota yang Sudah Proklamasikan Kemerdekaan 2 Hari Sebelumnya


Saat Orang Tua Stres, Anak Justru Semakin Lama Berada di Depan Layar

Mengapa Setiap Daerah di Indonesia Punya Soto Versinya Sendiri