Ilustrasi
Dream - Jejaring sosial sering digunakan netizen untuk mengungkapkan perasaan dan dan pemikirannya. Untuk itu, mereka pun seyogyanya menggunakan media sosial dengan bijak.
Meskipun demikian, tak sedikit orang yang menggunakan media sosial untuk sesuatu yang dirasa tak pantas. Maka, tak heran mereka mendapat hujatan dari para netizen lainnya karena suatu hal yang mereka unggah di media sosial.
Misalnya, seorang pengguna sebuah akun social media yang bernama @shahierazyln yang membuat suatu posting yang terkesan bodoh.
Dilansir dari situs mynewshub.cc, dia meminta dicarikan seorang lelaki bayaran yang bisa membangunkan dirinya untuk sahur dan mengajaknya berjalan-jalan di Bazar Ramadan selama Ramadan.
Tak hanya itu, @shahierazlyn juga meminta lelaki itu untuk putus dengannya selepas Ramadan.
" Mencari pakwe upahan selama sebulan utk kejut bangun sahur & jenjalan bazaar. Pastu dah raya nnti putus & anggap kita tak prnah kenal. Sokong pls," begitu bunyi statusnya di media sosial.
Jika diterjemahkan, wanita Malaysia ini mengatakan, " tengah mencari lelaki bayaran selama sebulan untuk membangunan sahur dan jalan-jalan di bazar. Pasti setelah hari raya nanti putus & anggap tak pernah saling kenal. Bantu pliss."

Tentu saja tulisan ini mendapatkan respons yang negatif dari netizen lainnya. Seorang netizen bernama Adam Rafael menulis, " Ingat lelaki ni gigolo nak dijual ke?"
Advertisement
Dari Rumah BUMN hingga Pameran, Cara UMKM Menembus Pasar Global

AI Makin Ancam Manusia, PBB Ingatkan Dunia Jangan Terlambat Mengendalikannya

Inilah Peta Baru Dunia Versi PBB: Eropa dan Amerika Jadi Lebih Kecil. Mengapa?

Tak Lagi ke Bantargebang, Sebagian Limbah Jakarta Belok ke Bank Sampah

Sampah Bisa Jadi Voucher Belanja hingga Pengganti Batubara


Es Batu atau Air Es, Mana yang Lebih Cepat Mendinginkan Minuman? Jawabannya Ternyata Mengejutkan


Mengapa Mencetak Uang Lebih Banyak Tidak Bisa Membuat Negara Lebih Kaya?


Dari Rumah BUMN hingga Pameran, Cara UMKM Menembus Pasar Global

Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau Berbahaya, Begini Penampakan Aslinya Saat Diperbesar 2.600 Kali

AI Makin Ancam Manusia, PBB Ingatkan Dunia Jangan Terlambat Mengendalikannya