Rudal Korea Utara Beberapa Kali Diuji Coba Diluncurkan
Dream - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mencatat aktivitas seismik yang muncul dari Korea Utara pada Minggu kemarin. Dalam catatan BMKG, aktivitas seismik itu terjadi pada pukul 10.30.04 WIB, diduga bersamaan dengan uji coba bom nuklir oleh negara pimpinan Kim Jong-un tersebut.
Kepala Pusat Gempa Bumi dan Tsunami BMKG Mochammad Riyadi, menyatakan aktivitas seismik yang tidak lazim itu terdeteksi di lokasi 41.32 Lintang Utara (LU), 128.94 Bujur Timur (BT). Gelombang itu terdeteksi menjalar dengan kekuatan 6,2 mB.
" Kedalamannya dangkal satu kilometer," tulis Riyadi melalui keterangan tertulis, Minggu, 3 September 2017.

Hasil analisis sementara menunjukkan kejadian seismik di Korut didominasi fase gelombang primer dan tidak menunjukkan sekunder. Gelombang primer merupakan gelombang longitudinal yang partikelnya bergerak searah dengan rambat gelombang.

Selain itu, ditemukan lokasi sumber aktivitas seismik tidak berada di zona gempa. " Impuls awal dari rekaman seismik didominasi gerakan kompresi," ucap dia.
Peta shake map menunjukkan bahwa dampak ledakan ini menimbulkan guncangan cukup kuat hinga skala intensitas VI MMI di Kota Cho Dong, Soman, dan Nampyo Dong yang lokasinya paling dekat pusat ledakan.
Guncangan ini diperkirakan dapat menimbulkan kerusakan ringan seperti retakan pada bangunan tembok sederhana.*
Advertisement
Sisik Ikan Masuk Gelas, Jalan Baru Ekonomi Sirkular

Dari Ring Tinju, Pekan Ini Manny Pacquiao Masuk Kabinet Filipina

Tumpukan Sampah Acara Ideafest 2026 Ternyata Diolah dengan Ekonomis

Ideafest 2026, Serunya Eksplorasi Ide di Rumah Indofood

Dari Rumah BUMN hingga Pameran, Cara UMKM Menembus Pasar Global
