Dua Seniman Saat Memerankan Donald Trump Dan Kim Jong Un (Foto: Shutterstock)
Dream - Donald Trump, Presiden Amerika Serikat (AS) mengumumkan rencana pertemuan dengan Pimpinan Korea Utara Kim Jong Un. Pertemuan bersejarah itu rencananya akan digelar di Singapura pada 12 Juni 2018.
Trump mengabarkan rencana pertemuan itu melalui cuitan di Twitter-nya. Kabar itu disampaikan usai Korea Utara melepas tiga tahanan AS.
" Kami berdua akan membuat pertemuan spesial untuk perdamaian dunia," kata Trump.
The highly anticipated meeting between Kim Jong Un and myself will take place in Singapore on June 12th. We will both try to make it a very special moment for World Peace!
— Donald J. Trump (@realDonaldTrump)May 10, 2018
Dikutip dari Channel News Asia, Menteri Luar Negeri Singapura Lee Hsien Loong segera menanggapi rencana pertemuan itu.
" Semoga pertemuan itu akan berjalan sukses," kata Lee melalui akun Twitter-nya @leehsienloong, Jumat, 11 Mei 2018.
The meeting between US President @realDonaldTrump & N.Korea leader Kim Jong Un is a significant step on the path to peace. May it lead to a successful outcome. – LHL https://t.co/JksYv793oY
— Lee Hsien Loong (@leehsienloong)May 11, 2018
Pertemuan itu rencananya digelar hanya satu hari. Fokus pertemuan pada program senjata nuklir dan balistik Korea Utara yang maju dengan pesat.
" Saya pikir ini akan berjalan sukses," ujar Trump.
Para pejabat AS mengatakan, dibebaskannya tiga warga negara AS, Kim Hak-song, Tony Kim, dan Kim Dong-chul memuluskan pertemuan AS dan Korea Utara.
" Menghadapi orang-orang ini (Korea Utara) kami tidak bekerja di bawah ilusi. Kami tahu siapa yang kami hadapi," kata pejabat Dewan Keamanan Nasional AS Victoria Coates. (ism)
Advertisement

Guilty Pleasure: Mengapa Kita Menikmati Sesuatu yang Sebenarnya Membuat Kita Merasa Bersalah?

Benarkah Air yang Direbus Dua Kali Berbahaya untuk Kesehatan?

Buah Matang atau Mentah, Mana yang Lebih Sehat? Ternyata Manfaatnya Berbeda

Tim Pencari Jurnalis di Selat Sunda Belum Bisa Masuk Pulau Sertung


Mengapa Dulu Pria Memakai Sepatu Hak Tinggi, tetapi Sekarang Identik dengan Perempuan?

Kasus Kanker Dunia Diprediksi Naik 67 Persen pada 2050, Hampir Separuh Kematian Bisa Dicegah